APLIKASI MODEL KANO UNTUK ANALISIS KEBUTUHAN INFORMASI HARGA PADA E-TOURISM

Luh Gede Surya Kartika

Sari


Indonesia merupakan salah satu negara yang memperoleh pendapatan melalui pariwisata. Hasil pengamatan pada beberapa website e-tourism ditemukan belum terdapat informasi harga wisata yang dicantumkan. Informasi Harga pada website e-toursim merupakan hal yang penting, sebab dapat digunakan sebagai referensi untuk pengambilan keputusan perjalanan wisata. Namun hingga saat ini belum ditemukan penelitian mengenai kebutuhan terhadap informasi harga pariwisata khususnya pada e-tourism. Konfirmasi mengenai kebutuhan informasi harga pada e-tourism akan mengarahkan kita pada pengaruh fungsionalitas tersebut terhadap kepuasan dan kekecewaan pengguna e-tourism. Penelitian ini menggunakan model Kano untuk menentukan kebutuhan fungsionalitas informasi harga pada e-tourism. Hasil yang diperoleh adalah fungsionalitas informasi harga merupakan kualitas penting yang sebaiknya dimiliki oleh website e-tourism. Kategori Kano untuk seluruh sub fungsionalitas informasi harga adalah Must be. Artinya sub fungsionalitas Informasi Harga Paket Wisata, Informasi Harga Aktivitas Wisata, Informasi Harga Souvenir, Informasi harga Tiket masuk, dan Informasi Harga Transportasi pada e-tourism merupakan atribut fungsional yang dapat menurunkan kepuasan pengguna apabila tidak ditampilkan dengan baik. Namun, apabila informasi harga telah ditampilkan dengan baik, maka hal tersebut tidak akan meningkatkan kepuasan pengguna secara signifikan karena responden mengangap bahwa informasi harga pada e-tourism memang sudah seharusnya ada dan kinerjanya sudah seharusnya baik.

Kata Kunci


e-tourism, informasi harga, Model Kano

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Dimyati, A., & Safitri, W. (2018). Pengaruh kualitas pelayanan, harga, dan daya tarik wisata terhadap minat berkunjung ulang. Jurnal Manajemen Fakultas Ekonomi Dan Ilmu Sosial Universitas Pelita Bangsa.

Edoardo, I., Zakaria, L., & Sukirno. (2019). Teknologi Komunikasi Informasi dan Dekonstruksi Tren Perjalanan Wisata. Journal of Tourism and Creativity, 3(2), 179–192.

Hamzah, Y. I. (2013). Potensi Media Sosial Sebagai Sarana Promosi Interaktif Bagi Pariwisata Indonesia. 8(3), 1–9.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. (2020). Rencana Strategis.

Murtadho, A., & Shihab, M. R. (2011). Analisis Situs E-Tourism Indonesia : Studi Terhadap Persebaran Geografis , Pengklasifikasian Situs Serta Pemanfaatan Fungsi Dan Fitur. Journal of Information Systems, 7(1), 13–25. https://doi.org/10.21609/jsi.v7i1.290

Nofirza, & Indrayani, K. (2011). Aplikasi Metode Kano Dalam Analisis Indikator Kualitas Pelayanan Di Rumah Sakit Arifin Ahmad Pekanbaru. Jurnal Sains, Teknologi Dan Industri, 9(1), 1–8.

Romadhan, M. I., Sri, D., & Rusmana, A. (2017). Potensi Media Sosial Sebagai Sarana Media Promosi Pariwisata Berbasis Partisipasi Masyarakat. Prosiding Seminar Dan Call For Paper Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, 85–90.

Rosida, F. (2018). Pengaruh Harga dan Fasilitas Terhadap Kunjungan Wisata di Pantai Air Bangis Kabupaten Pasaman Barat. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

Safi’i, I. (2018). Klasifikasi Atribut Pelayanan Mobile Banking dengan Kano Model Berdasarkan Dimensi E-Servqual. Jurnal Sistem Dan Manajemen Industri, 2(2), 77–84.

Sahfitri, V., & Yulianingsih, E. (2015). Kualitas layanan sistem informasi akademik menggunakan metode kano. Jurnal Ilmiah MATRIK, 2(3), 151–162.

Sirait, H. (2016). Pengaruh Harga dan Fasilitas Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan di Objek Wisata Bukit Gibeon Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba Samosir.

Tanaka, A. (2011). Comparative Study of e-tourism between Austria and Hokkaido ( Japan ). Modul University Vienna. https://www.modul.ac.at/uploads/files/Theses/Master/Thesis-2011-Tanaka-Akiko.pdf




DOI: http://dx.doi.org/10.25078/pba.v6i2.2631

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 

 

 

View My Stats