WACANA KESENIAN GENJEK

I Wayan Sugita

Sari


Kesenian genjek ini tergolong jenis kesenian tradisional Bali yang memadukan antara seni suara dengan seni musik tradisional Bali yang dapat digolongkan sebagai etnomusikologi. Genjek sebagai salah satu kesenian tradisional yang memadukan antara kesenian musik tradisional dengan seni suara ini juga mempunyai ekspresi, nilai, dan pesan yang ingin disampaikan lewat syairsyair lagu yang dinyanyikan itu. Nilai dan pesan itu dapat berupa kritik sosial, percintaan, nasihat, dan bahkan mungkin ada yang bersifat religius. Dalam tulisan ini dicoba untuk mengkaji bentuk, fungsi, dan makna pada wacana kesenian genjek dengan menggunakan teori ethnography speaking oleh Dell Hymes (1972). Adapun sumber data tulisan ini adalah data lisan yang telah direkam dalam bentuk kaset rekaman dan telah banyak diperjualbelikan di toko-toko kaset. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan dapat dikatakan bahwa bentuk wacana kesenian genjek di Bali ini berupa syair lagu yang dikemas dengan menggunakan bahasa Bali. Pemilihan bentuk bahasanya disesuikan dengan pesan nilai yang ingin disampaikan. Fungsi wacana kesenian genjek ini selain sebagai hiburan, juga sebagai sarana untuk menyampaikan pesan terhadap gejala kemasyarakatan yang sedang berkembang.

Makna wacana kesenian genjek ini adalah untuk memperoleh kesadaran warga masyarakat dan dapat melakukan introspeksi diri dalam berperilaku sosial.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Beresford Annete Edith. 1983. Perihal Transmisi Budaya Musik dan Tan di Pedesaan Bali. Denpasar: Jurusan Antropologi Fakultas Sastra Universitas Udayana.

Hodge, Robert dan Kress Gather. 1988. Social Semiotics. Oxford: Polity Press

Kaplan, David dan Albert A. Menners. 1988. Teori Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Nababan, P W.J 1991. Sosiolinguistik: Suatu Pengantar. Jakarta : PT Gramedia.

Piaget, Jean.1995. Strukturalisme. Jakarta: Yayasan Obor.

Saussure, Ferdinand de 1993. Pengantar Lingusitik Umum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Van Peursen, C.A 1988. Strategi Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius.




DOI: http://dx.doi.org/10.25078/klgw.v8i1.1034

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal Kalangwan Terindeks Oleh :

     

 

 
Jurnal Kalangwan berada di bawah lisensi CC BY-SA
 
 
View My Stats