MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK DENGAN PENERAPAN METODE BERCAKAP-CAKAP DAN BERCERITA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA ANAK KELAS III SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2017/2018 DI SD NEGERI 22 DANGIN PURI

Ni Ketut Rumiati

Sari


Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 22 Dangin Puri  di Kelas III yang kemampuan siswanya untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia  cukup rendah. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Tematik dengan penerapan metode bercakap-cakap dan bercerita dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Tematik dengan penerapan metode bercakap-cakap dan bercerita dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada pada awalnya 64,72. setelah diberikan tindakan pada siklus I meningkat menjadi 66,47 dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 77,76. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah pembelajaran Tematik dengan penerapan metode bercakap-cakap dan bercerita dapat meningkatkan prestasi belajar Bahasa Indonesia  siswa kelas III semester I Tahun Pelajaran 2017/2018  SD Negeri 22 Dangin Puri


Kata Kunci


Pembelajaran Tematik, Metode Bercakap-Cakap Dan Bercerita, Prestasi Belajar, Bahasa Indonesia

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arikunto, Suharsimi; Suhardjono; Supardi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Badan Standar Nasional Pendidikan. 2007. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007. Jakarta: BSNP.

Daryanto. 1999. Evaluasi Pendidikan. Rineka Cipta: Jakarta.

Depdiknas, 2003c.Sistem Penilaian Kelas SD, SMP, SMA dan SMK. Dirjen Dikdasmen Tendik.

Depdiknas. 2008. Pengolahan dan Analisis Data Penelitian. Jakarta: Direktorat Tenaga Kependidikan Dirjen PMPTK.

Depdiknas. 2010. Pedoman Pengembangan Program Pembelajaran di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Direktorat Pembinaan TK dan SD, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah.

Depdiknas. 2010. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jakarta: Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan TK dan SD.

Depdiknas. 2010. Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Direktorat Pembinaan TK dan SD, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dimyati dan Mudjiono. 2001. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Dirjen Dikti.

Djamarah, Syaful Bahri. 2002. Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru. Surabaya: Usaha Nasional.

Gunarti, Winda, dkk. 2010. Metode Pengembangan Prilaku dan Kemampuan Dasar Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka.

Nana Sudjana. 2000. http://www.scribd.com/doc/9037208/.

Purwanto, Ngalim. 1997. Psikologi Pendidikan. Bandung: Rosdakarya.

Sahertian, Piet A & Aleida Sahertian.1992. Supervisi Pendidikan dalam Rangka Program Inservice Education. Jakarta: Rineka Cipta.

Sardiman, A.M. 1988. Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar Pedoman bagi Guru dan Calon Guru. Jakarta: Rajawali Pers.

Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Slavin, Robert E. 1995.Cooperative Learning : Theory, Research, and Practice. Boston: Allyn and Bacon




DOI: http://dx.doi.org/10.25078/aw.v3i2.882

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


     

 
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar site and its metadata are licensed under CC BY-SA

 
ISSN CETAK:  25275445
E-ISSN: 26858312