NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM KAKAWIN SIWARATRI KALPA PERSPEKTIF ACARA, SUSILA DAN TATTWA

Ni Wayan Sri Prabawati Kusuma Dewi

Sari


Kakawin Siwaratri Kalpa merupakan salah satu teks yang digunakan sebagai rujukan untuk melakukan pemujaan kepada dewa Siwa pada hari panglong 14, Tilem Kapitu. Pada saat itu, yakni pada malam Siwa (Siwa Ratri) umat Hindu melaksanakan puasa semalam suntuk tidak tidur serta berbhakti dengan sarana daun Bilwa. Nilai-nilai pendidikan yang tertuang di dalam teks tersebut dapat dilihat dari perspektif acara (upacara), susila, dan tattwa.

Dalam perspektif acara dapat dilihat bahwa teks tersebut menggambarkan bahwa perayaan Siwaratri didahului oleh mitologi, yakni tentang cerita Lubdaka. Malam Siwaratri dirayakan di berbagai tempat di dunia sesuai dengan budaya setempat. Nilai pendidikan dari perspektif Susila menguraikan tentang dialektika etika deontologi dan konsekuensialis. Dewa Yama adalah sumber dari logika berpikir konsekuensialis di dalam upaya menyelesaikan masalah moral. Sedangkan Siwa menjadi inspirasi untuk berpikir secara deontologi. Sementara perspektif tattwa memandang bahwa kesadaran akan kesia-siaan kehidupan duniawi ini memunculkan kesadaran baru, yakni spiritual yang mengantar seseorang menuju Samadhi.

Kata Kunci: Upacara, Etika, Tattwa, Deontologi, Konsekuensialis


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Agastia, IBG. 1982. Sastra Jawa Kuno dan Kita. Denpasar : Yayasan Wiyasa Sanggraha.

. 2001. Siwaratri kalpa karya

Mpu Tanakung. Denpasar : Yayasan Dharma Sastra.

Anscombe, G. E. M. (1958). "Modern Moral Philosophy". Philosophy 33: 1-19. doi: 10.1017/S0031819100037943 .htt p://www.philosophy.uncc.edu/mleldri d/cmt/mmp.html. 7 April 2011.

A r j u n . , K . C , " M r " .

http://nepaltravelblogs.com/profiles/b logs/maha-shivarati-a-festival-for. Retrieved 13 March 2011 Bansi, Pandit. 2006. Pemikiran Hindu Pokok- pokok Pikiran Agama Hindu dan Filsafat. Surabaya : Paramita. Chinmayananda, Swami (terj. I Gede Suwantana), 2006. Bhaja Govindam, Jakarta: Chinmaya Family.

Dean, Bartholomew, 2009, Urarina Society, Cosmology, and History in Peruvian Amazonia, Gainesville: University Press of Florida.

Dhavamony, Mariasusai. 1995. Fenemenologi Agama. Yogyakarta : Kanisius.

Edi, Rai. Teori Makna dan Analisis Makna.

(http://luluvikar.wordpress.com/2010 /12/29/makna-dan-teori-tentang- makna-tugas/).

Hoy, D. 2004, Critical Resistance from Poststructuralism to Postcritique. Massachusetts: Massachusetts Institute of Technology

Kant, Immanuel. 1780. 'Preface'. In The Metaphysical Elements of Ethics. Translated by Thomas Kingsmill Abbott.

Kant, Immanuel. 1785. 'First Section: Transition from the Common Rational Knowledge of Morals to the Philosophical', Groundwork of the Metaphysic of Morals.

Kyriakidis, E., ed., 2007, The archaeology of

ritual, Los Angeles: Cotsen Institute of Archaeology UCLA publications.

Mackie, J. L., 1990. Ethics: Inventing Right and Wrong. London: Penguin.

Medera, I Nengah. 1997. Kakawin dan Mebebasan di Bali. Denpasar : Upada Sastra.

Mehta, T.U., 1993, Path of Arhat - A Religious Democracy, Volume 63, Faridabad: Pujya Sohanalala Smaraka Parsvanatha Sodhapitha,

Meletinsky, Eleazar Moiseevich, 2000. The Poetics of Myth (Translated by Guy Lanoue and Alexandre Sadetsky, foreword by Guy Lanoue), London: Routledge.

Orend, Brian. 2000. War and International Justice: A Kantian Perspective. West Waterloo, Ontario: Wilfrid Laurier University Press.

Pandit, Bansi. 2006. Pemikiran Hindu. Surabaya: Paramita.

Pudja, Gede dan Sudharta, Tjokorda Rai. 2002.

Manawa Dharmasastra. Jakarta : CV. Felita Nursatama Lestari.

Sahakian, William S. & Sahakian, Mabel Lewis. 1993. Ideas of The Great Philosophers. New York : Barnes & Noble Books.

Segal, Robert A., 2004, Myth: A Very Short Introduction. Oxford: Oxford University Press.

Singer, Peter, 2000, Writings on An EthicalLife, London: Harper Collins Publishers.

Sivananda, Swami. 1993. Intisari Ajaran Hindu. Surabaya : Paramita.

Sudarsana, I.B. Putu. 2000. Acara Agama Ajaran Agama Hindu. Denpasar : Yayasan Dharma Acarya.

Sudarsana, I. K. (2015). Peran Pendidikan Non Formal dalam Pemberdayaan Perempuan. In Seminar Nasional (No. ISBN: 978-602-72630-0-0, pp. 135-139). Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat IHDN Denpasar.

Sudarsana, I. K. (2013). Pentingnya Organisasi Profesi, Sertifikasi dan Akreditasi sebagai Penguatan Eksistensi Pendidikan Nonformal. In International Seminar (No. ISBN: 978-602-17016-2-1, pp. 176-187). Department Of Nonformal Faculty Of Education UPI.

Sudharta, Tjok Rai. 1994. Makna dan Upacara Siwaratri. Denpasar : Upada Sastra.

Sugriwa, IGB. 1977. Penuntun Pelajaran Kakawin. Denpasar.

Sukmawan. Teori Teks . (http://ruangsastra.blogdetik.com/jela j ah/tafsir-sastra-dan-tindakan- reproduktif/)

Tim Penyusun. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka.

Tinggen, I Nengah. 2004. Dasar-dasar Pelajaran Kakawin. Denpasar : Cv. Kayumas Agung.

Titib, I Made. 2003. Purana Sumber Ajaran Hindu Komprehensip. Jakarta : Pustaka Mitra Jaya.

Wiana, I Ketut. 2006. Yajna Dan Bhakti Dari Sudut Pandang Hindu. Denpasar : PT. Pustaka Manik Geni.

Wilce, J.M., 2006, Magical Laments and Anthropological Reflections: The Production and Circulation of Anthropological Text as Ritual Activity, New York: Current Anthropology 47.

Yogananda, Paramahamsa, 2007. God Talk with Arjuna The Bhagavad-gita Royal Science of God-Realization. Dakshineswar: Yogoda Satsanga Society of India.

Zaidan, Abdul Rozak, dkk. 2007. Kamus Istilah


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Google Scholar Logo IPI