Penafsiran Ulang Kedudukan Perempuan Hindu Dalam Kitab Sarasamuccaya (Suatu Pendekatan Fenomenologis Tentang Gender Terhadap Problem Disekuilibrium)

untung Suhardi

Sari


Dasar penelitian ini menggunakan metoda kualitatif dengan pendekatan fenomonalogis melalui teori hermeneutika Gadamer dan teori rasayang didalamnya menggunakan pengumpulan data wawancara tidak berstruktur. Permasalahannya adalah banyak orang yang beranggapan bahwa sarasamuccaya adalah kitab bias gender yang banyak menimbulkan pro dan kontra dalam kehidupan.  Pada hasil penelitian ini bahwa  karya sastra besar ini yang ditulis oleh Bhagavan Vararuci yang menceritakan wejangan dari Bhagavan Vaisampayana kepada raja Janamejaya bukanlah untuk merendahkan perempuan tetapi, keberadaan makna wejangan itu adalah agar laki-laki tidak memperlakukan wanita secara sembarangan dan memberikan perhatian bahwa ketika berada didekat perempuan faktor pengendalian pikiran itu sangatlah penting, janganlah sampai terjerumus dalam hubungan yang terlarang, apalagi dengan perempuan yang bukan pasangannya. Hal inilah yang harusnya dihindari oleh laki-laki baik itu pendeta yang selalu berkiprah dalam dunia spiritual yang selalu dijadikan panutan bagi umatnya dan laki-laki pada umumnya agar tetap berada dijalan dharma. Adapun nilai-nilai pendidikan  etika yang berkaitan dengan sloka 424-442 adalah adanya pengendalian diri laki-laki terhadap nafsu birahi, dan pengendalian diri inilah yang memegang peranan penting adalah pikiran sebagai rajanya indriya (Rajendriya). Adapun didalamnya terdapat nilai tat twam asi, viveka, vairagya, dama dan ahimsa yang semuanya ini inti ajarannya adalah pengendalian diri dari masing-masing individu, terutama untuk kaum laki-laki.

 

Kata Kunci : Perempuan, gender, Etika, pendidikan dan Pengendalian diri

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adia, G.k, Wiratmadja. 1991. Perempuan Hindu Dalam Suatu Proyeksi.

Bandung : Ganeca Exact Bandung.

Agger, Ben. 2006. Teori Sosial Kritis (Kritik Penerapan Dan Implikasinya) cet I terjemah Nurhadi [ed] Hadi Purwanto. Yogyakarta : Kreasi Wacana.

Astiyanto, Heniy. 2006. Filsafat Jawa (Menggali Butir-Butir Kearifan Lokal) Cet I. Yogyakarta : Shahida Yogyakarta.

Arivia, Gadis. 2003. Filsafat Persektif Feminis. Jakarta : Yayasan Jurnal Perempuan.

---------, Gadis. 2006. Feminisme : Sebuah Untaian Hati cet I. Jakarta : Yayasan Jurnal Perempuan.

---------, Gadis. 2006. Pengarusutamaan Gender. Jakarta : Yayasan Jurnal Perempuan.

Bantas, Ketut Dkk. 2004. Gender Dalam Perspektif Hindu. RI. Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan.

Foucault, Michele. 2008. Ingin Tahu, Sejarah Seksualitas. Jakarta : Yayasan Obor.

Georg, Hans-Gadamer. 2004. Truth and Method Pengantar Filsafat Hermeneutika terjemh Ahmad Sahidah Cet I. Yogyakarta : Pustaka pelajar offset.

Griffith, R.T.H. 2006. Yajur Veda Samhita (Sukla Yajur Veda). Surabaya : Paramitha.

Haryatmoko “Kekuasaan Melahirkan Anti kekerasan : Menelanjangi Mekanisme dan Tekhnik Kekuasaan Bersama Foucault” basis Jakarta, Februari 2002.

----------------.“Kekuasaan-Pengetahuan Sebagai Rezim Wacana, Sejarah Seksualitas : Sejarah Pewacanaan Seks Dan Kekuasaan Menurut Foucault”makalah disampaikan pada kuliah umum Salihara, Jakarta Selatan, 12 Juni 2010.

Kajeng, I Nyoman dkk.1999. Sarasamuccaya Teks Sansekerta dan Jawa Kuno. Surabaya : Paramita.

Made, Ngakan Madrasuta. 2005. Hindu Akan Ada Selamanya cet I. Jakarta : Media Hindu.

Manik, Putra Aryana. 2009. Widhu Tattwa ((Makhluk Super Dahsyat itu Ternyata Wanita) cet III. Denpasar : Bali Aga.

Mardalis. 2008. Metode Naskah Suatu Pendekatan Proposal.Jakarta : Bumi Aksara.

Maswinara, I Wayan. 1997. Kamasutra Dari Watsayana cet I. Surabaya : Paramita.

-----------------, Wayan, 2010. Srimad Bhagavad-Gita. Surabaya : Paramitha dalam Kodam Jayakarta.

Media Hindu, Edisi 12, Nov – Des 2004

-----------------, Edisi 54, Agustus 2008

Oka, I Ketut Setiawan, 2009. Metodologi Naskah I dan II. Jakarta : STAH Dharma Nusantara Jakarta.

Pandit, Bansi. 2006. Pemikiran Hindu (Pokok-Pokok Pikiran Agama Hindu Dan Filsafat) terjemah IGA Dewi Paramita. Surabaya : Paramita

Puja, G, Tjokorda Rai Sudharta. 2002. Veda Smrti Compedium Hukum Hindu. Jakarta: CV Felita Nursatama Lestari.

------------.1995. Isa Upanisad. Jakarta : Yayasan Dharma Sarathi.

------------.1999. Bhagavad-Gita (Pancama Veda). Surabaya : Paramita

Rai Sudhartha, Tjok. 2004. Slokantara Untaian Ajaran Etika. Surabaya : Paramita.

Radhakrisnan, S. 2008. Upanisad-Upanisad Utama terjemah Agus S. Mantik. Surabaya : Paramita.

Satria, I Wayan Suwira dan I Nyoman Yoga Sagara, 2007. Diskriminasi Perempuan Dalam Kitab Sarasamuccaya (penolakan perempuan Hindu dan menafsirkan ulang dengan perspektif perempuan). Jakarta :STAH DNJ.

Saraswati, L.G, Taufik Basari, Doni Gahral Adi, Singkop Boah, Boang Manalu, Gadis Arivia etc . 2006. HAM (Teori, Hukum, Kasus) cet I[ed] Rocky Geruny. Jakarta : Filsafat UI Press.

Sudarsana, I. K. (2017, October). Makna Filosofis Asessorpenilaian Beban Kinerja Akademik Dosen Pendidikan Agama Hindu Pada Perguruan Tinggi. In Prosiding Seminar Pendidikan Agama (pp. 129-133).

Sudarsana, I. K. (2017, October). PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MEWUJUDKAN TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA. In Prosiding Seminar Nasional Filsafat (pp. 216-223).

Sugiarto, R. 1980. Brhadaranyaka Upanisad cet III. Jakarta : Proyek pengadaaan kitab suci Hindu.

Suka, I Wayan Yasa.2007. Teori Rasa : Memahami Taksu, Ekspresi dan Metodanya. Denpasar : Widhya Dharma bekerja sama dengan program Magister Agama dan Kebudayaan.

Suparlan, Y.B. 1991. Kamus Indonesia-Kawi cet I. Yogyakarta : Kanisius

Suwantana, Gede. 2007. Seks Sebagai Pendakian Spiritual (Kajian Teks Rsi Sembina cet I, [ed] I Ketut Widnya. Denpasar : Program Pascasarjana IHDN Kerjasama Dengan Sri Kahyangan.

Suwira, I Wayan Satria. 2008. Sejarah Filsafat India. Jakarta : Departemen Filsafat UI

Tim Kompilasi.2006. Kompilasi Dokumen Literer 45 Tahun Parisada. Jakarta: PHDI Pusat.

Tim penyusun, 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi III.Jakarta : Balai Pustaka.

-------------------. 2006. Buku Pelajaran Agama Hindu SLTA Kelas 3. Surabaya: Paramita

-------------------. 1986. Nitisastra Dalam Bentuk Kakawin. Jakarta: Proyek Penerangan Bimbingan Hindu dan Budha.

--------------------. 2007. Pedoman Penulisan Skripsi (PTAHS). Surabaya : Paramita

--------------------, 2007. Pedoman Kerukunan Umat Beragama Hindu. Jakarta : Mitra Abadi press.

Titib, I Made. 1998. Citra Perempuan Dalam Kakawin Ramayana (Cerminan masyarakat Hindu Tentang Wanita). Surabaya: Paramita.

------------------. 2006. Persepsi Umat Hindu Di Bali Terhadap Svarga, Naraka Dan Moksa Dalam Swargarohana Parva (Perspektif Kajian Budaya). Surabaya : Paramita.

Zoetmulder, P.J. 2005. AdiParva (Bahasa Jawa Kuno Dan Indonesia). Surabaya : Paramitha.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Google Scholar Logo IPI