Lontar Tutur Candrabherawa Perspektif Pendidikan Agama Hindu

Ida Ayu Gde Wulandari

Sari


The literary works belonging to the traditional literary written in ancient times by using lontar. This tradition is still done until now aiming to bequeath literary treasure. One of the literary works that has educational values of Hinduism is Lontar Tutur Candrabhérawa. It tells about two king, namely Yudhistira, who ruled in the kingdom of Astina Pura and the Candrabhérawa who ruled in the kingdom of Dewantara. Both king have two different understanding, namely the concept of Karma Sanyasa and Yoga Sanyasa. It tells us that life does not separate from karma and yoga. The goals in this study is that the literary Lontar Tutur Candrabhérawa with its intrinsic structure which consist of a theme, characters, plot, incident, background, and mandate. Review from the function of education, based on the classification of Bloom’s taxonomy, containing three functions of education, namely cognitive, affective and psychomotor. Meanwhile, when viewed from educational values of Hinduism, it contains religious, patriotism, environmental care, respect, and the right appointment. With these findings can be expected to create human characters that are religious, ethical, and social spirit in religious life.

Kata Kunci


Tutur Candrabhérawa; the value of Hinduism; functio

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ahmadi, H. Abu dan Nur Uhbiyati. 2001. Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta

Arikunto, Suharsini. 2009. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Artini, Ni Komang Suci. 2014. “Babad Tutuan (Perspektif Pendidikan Agama Hindu)”. Denpasar: PPs IHDN Denpasar

Balya, M.Danial. 2012. “Hermeneutika Teologis Bultmänn Usaha Memberi Arah pada Soal Glauhen dan Verstehen”. Dalam Edi Mulyono, dkk. Belajar Hermeneutika. Yogyakarta: IRCiSod Halaman:118-140

Damai, I Ketut. 2014. “Nilai-Nilai Pendidikan Keluarga HindudalamTeks Sarasamuccaya” (Tesis). Denpasar: PPs IHDN Denpasar

Esten, Mursal. 1982. Sastra Indonesia dan Tradisi Subkultur. Surabaya: Usaha Nasional

Kaelan. 2005. Metode Penelitian Kualitatif Bidang Filsafat. Yogyakarta: Paradigma

Keraf, A. Sony. 2001. Ilmu Pengetahuan Sebuah Tinjauan Filosofis. Yogyakarta: Kanisius

Kusuma, I Nyoman Weda. 2005. Kakawin Usana Bali Karya Danghyang Nirartha: Suntingan Teks, Terjemahan, dan Telaah Konsep- Konsep Keagamaan. Kuta: Pustaka Larasan

Lubis, Mochtar. 1984. Bangsa Indonesia: Bangsa Indonesia (Masa Lampau-Masa Kini-Masa Depan). Jakarta: Inti Idayu Press

Mulyana, Dedi. 2001. Metodelogi Penelitian Kualitatif, Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Susila Lainnya. Bandung: Remaja Rosdakarya

Noor, Rohinah M. 2012. Mengembangkan Karakter Anak secara Efektif di Sekolah dan di Rumah. Yogyakarta: PT Insan Madani

Nurgiantoro, Burhan. 1995. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press Poedjawijatna, I.R. 1982. Etika Filsafat Tingkah

Laku. Jakarta: Bina Aksara

Ratna, Nyoman Kutha. 2012. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Satori, Djam’an dan Komariah, Aan. 2009. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta

Semi, M. Atar. 2012. Metodologi Penelitian Sastra. Bandung: CV Angkasa

Shochib, Moh. 2010. Pola Asuh Orang Tua dalam Membantu Mengembangkan Disiplin Diri Sebagai Pribadi yang Berkarakter. Jakarta: Rineka Cipta

Suastika, I Made. 2006. Estetika Kreativitas Penulisan Sastra dan Nilai Budaya Bali. Denpasar: Fakultas Sastra UNUD

Sudikan, Setiyoyuana. 1998. Penelitian Penyususnan Karya Ilmiah. Semarang: Aneka Ilmu

Sudjiman, Panuti. 1988. Memahami Cerita Rekaan. Jakarta: Pustaka Jaya

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta

Sukada, I Made. 1987. Unsur Insiden dan Perwatakan dalam Fiksi. Denpasar: Widya Pustaka University Udayana Press

Supena, Ilyas. 2012. “Hermeneutika Teologis Rudolf Bultmänn”. Dalam Edi Mulyono, dkk. Belajar Hermeneutika. Yogyakarta: IRCiSod. Halaman: 96-117

Sura, I Gede. 1985. Pengendalian Diri dan Etika dalam Ajaran Agama Hindu. Jakarta: Hanuman Sakti

, dkk. 2002. Kajian Naskah Lontar Siwagama. Denpasar: Dinas Kebudayaan Propinsi Bali

Suweta, I Made. 2012. “Nilai Sosial Budaya Hindu Dalam Kakawin Ramaparasuwijaya”. Dalam Sphatika Jurnal Teologi Volume 7 No. 2, Desember 2012. Denpasar: Fakultas Brahma Widya IHDN Denpasar. Halaman: 22-33

Teeuw, A. 1983. Membaca dan Menilai Sastra. Jakarta : Gramedia.

Teeuw, A. 1984. Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya

Teeuw, A. 1991. Khasanah Sastra Indonesia.

Jakarta: Balai Pustaka

Tim Penyusun. 2004. Tutur Candrabhérawa.

Denpasar: Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Tim Penyusun. 2005. Kamus Istilah Agama Hindu. Denpasar: Kantor Departemen Agama Propinsi Bali

Tim Penyusun. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat. Jakarta: PT Gramedia

Titib, I Made. 2006. “Persepsi Umat Hindu di Bali terhadap Svarga, Naraka, dan Moksa dalam Svargarohanaparva: Perspektif Kajian Budaya (Disertasi)”. Surabaya: Paramita

Wiana, I Ketut. 1997. Cara Belajar Agama Hindu yang Baik. Denpasar: Yayasan Dharma Narada

Widari, Anak Agung Istri. 2015. “Teologi Hindu dalam Teks Tutur Candrabhérawa” (Tesis). Denpasar: Pps IHDN Denpasar

Zubaedi. 2011. Desain Pendidikan Karakter: Konsep dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana




DOI: https://doi.org/10.25078/jyk.v2i1.1552

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal Yoga dan Kesehatan Terindeks oleh:

Jurnal Yoga dan Kesehatan site and its metadata are licensed under CC BY-SA


Diterbitkan Oleh :

Jurusan Yoga dan Kesehatan Fakultas Brahma Widya Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

 

Editorial Office :

Jl. Kenyeri Gang Sekar Kemuda No. 2 Denpasar, Bali