EFEKTIVITAS PELAKSANAAN SIDANG KELILING DALAM ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA BERDASARKAN PRINSIP HUKUM ACARA PERDATA CEPAT, SEDERHANA DAN BIAYA RINGAN

Sherly Ayuna Putri, Hazar Kusmayanti, Linda Rachmainy

Sari


In recent years, religious court tries to break the gap by means of roving or mobile court. Mobile court is  applied to fill  up  sense  of justice  and  right  among citizen who  do  not  have adequate knowledge about procedural law and live away from city center where court usually runs. This research is attempted to dig into the practices of mobile court and compare it with other principles of procedural laws in Indonesia civil code.This research is used juridical-normative method that emphasizes investigation into law provision that is valid in Indonesia jurisdiction. The investigation will be addressed to Het Herziene Indonesisch Reglement (HIR), Legislation no 48 of 2009 on judiciary dominion, Legislation no 3 of 2015, Legislation no 50 of 2009 on religious court, and Supreme Court Legislation no 1 of 2015 on integrated service of mobile court in district court and religious court or Islamic court in order to publication of marriage certificate. This research is specifically analytical-descriptive in character and in order to obtain holistic description about practice of dispute settlement in Islamic court by means of mobile court in accordance to principles and codes of civil code procedural law. The result of this description then to be analyzed by means of qualitative-normative method on the ground of document research in which materials of legislation and jurisprudence are analyzed furthermore. This research also use observation and interview as complementary method, especially on how Tasimalaya District Court and Cimahi Religious Court practicing mobile court.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ahmad Mujahidin, Pembaharuan Hukum Acara

Peradilan Agama, Ghalia Indonesia,

Jakarta, 2012

Amrullah Ahmad, Prospek Hukum Islam dalam

Kerangka Pembangunan Hukum

Nasional di Indonesia, Sebuah Kenangan

Tahun Prof.Dr.H.Busthanul Arifin,SH,

PP­IKAHA, Jakarta, 1994

C.S.T Kansil, Pengantar Ilmu Hukum dan Tata

Hukum Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta,

Krisna harahap, Hukum Acara Perdata, PT.

Grafiti Budi Utami, Bandung, 2007

Muhammad Daud Ali, Hukum Islam Pengantar

Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia,

PT. Raja Grapindo Persada, Jakarta, 2000

M. Saleh dan lilik Mulyadi, Bunga Rampai Hukum

Acara Perdata Indonesia (Perspektif,

Teoritis, Praktik dan Permasalahannya,

Alumni Bandung, 2012

Retnowulan Sutantio, Iskandar Oeripkartawinata,

Hukum Acara Perdatta dalam Teori dan

Praktek,Mandar Maju, Bandung, 1997

Soerjono Soekamto, Pengantar Penelitian

Hukum, UI Press, Jakarta, 2007

Soerjono Soekamto dan Sri Mamudji, Penelitian

Hukum Normatif, PT. Rajagrafindo

Persada, Jakarta

Soebekti, Hukum Acara Perdata, Bina Cipta,

Jakarta, 1977

Undang­undang No. 48 Tahun 2009 Tentang

Kekuasaan Kehakiman

Het Herziene Indonesisch Reglement atau HIR

Undang­undang Nomor 7 Tahun 1989

sebagaimana telah diubah dengan Undangundang

Nomor 3 Tahun 2006 dan Undangundang

Nomor 50 Tahun 2009 Tentang

Peradilan Agama.

Perma No.1 Tahun 2015 Tentang pelayanan

terpadu sidang keliling pengadilan negeri dan

pengadilan agama/mahkamah syar’iyah

dalam rangka penerbitan akta perkawinan,

buku nikah, dan akta kelahiran


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.