IMPLEMENTASI PENGATURAN HAK KONSTITUSIONAL ANAK DALAM PEMENUHAN WAJIB BELAJAR 12 TAHUN DI PROVINSI BALI

Ni Made Ari Yuliartini Griadhi

Sari


Pembangunan sumber daya manusia mempunyai peranan yang sangat penting bagi kesuksesan dan kesinambungan Pembangunan Nasional. Oleh karena itu pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia mutlak harus diperhatikan dan dirancang dengan seksama berdasarkan pemikiran yang matang. Program wajib belajar 12 tahun merupakan kebijakan yang diambil Pemerintah untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia. Perlu kiranya  dipikirkan hal­hal yang dapat menunjang serta masalah ­ masalah apa saja yang akan timbul, mulai dari perencanaan serta payung hukum yang jelas, sosialisasi pada masyarakat, sampai dengan pelaksanaan di lapangan, hal tersebut harus terencana  dengan  sebaik­baiknya.  Penulisan ini  mengkaji  sejauh  mana  regulasi  serta pengimplementasian pengaturan terhadap  hak konstitusional anak dalam pemenuhan wajib belajar 12 tahun di Provinsi Bali pasca diterbitkannya Peraturan Gubernur Bali No. 40 Tahun 2017. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah sosiolegal menggunakan data sekunder yang berupa bahan hukum primer, sekunder, dengan menggunakan teknik analisis yaitu teknik deskriptif, evaluasi dan argumentasi serta kemudian mengelaborasi terhadap fakta­fakta yang terjadi.  Peraturan secara Nasional  yang terkait dengan pengaturan dibidang pendidikan diantaranya: Undang­Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Tap MPR No.9 tahun 2007 Tentang Anggaran Dana Pendidikan, Undang­Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Otonomi Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2007 tentang Pembagian Kewenangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah Otonom, Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Nasional Pendidikan, Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2004 Tentang Rencana Strategic Pembangunan Provinsi, Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2007 Tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Provinsi serta Permendiknas No 17 Tahun 2017 tentang Prosedur dan Tata Cara Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2017/2018. Pengimplementasian pengaturan terhadap  hak konstitusional anak dalam pemenuhan wajib belajar 12 tahun di Provinsi Bali pasca diterbitkannya Peraturan Gubernur No. 40 Tahun 2017 sudah terpenuhi. Dimana diterbitkanya Peraturan Gubernur tersebut untuk mengatasi kendala dari pengimplementasian Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017. Dengan adanya Pergub tersebut calon siswa yang tercecer dari ketentuan zonasi dalam Permendiknas bisa tercover lagi dengan membuka pendaftaran gelombang kedua. Serta Pergub tersebut telah mengakomodir terpenuhinya hak Konstitusional anak dalam pemenuhan wajib belajar 12 tahun di provinsi Bali dimana diberikan peluang bagi anakanak yang berasal dari keluarga kurang mampu diterima di sekolah­sekolah negeri menurut ketentuan yang berlaku serta bagi siswa yang berprestasipun diberikan peluang untuk diterima disekolah­sekolah negeri

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abdul Rahmat, 2014, Pengantar Pendidikan,

Gorontalo: Ideas Publishing.

Ahmad Sukardja, Hukum Tata Negara Dan Hukum

Administrasi Negara, Jakarta, Sinar Grafika,

Asep Tapipi Yani, “Wajar” Kebijakan Publik Untuk

Pendidikan Orang Miskin, Bandung: Anggota

IKAPI.

. Dewa Gede Palguna, Pengaduan

Konstitusional (constitusional Complaint),

Jakarta; Sinar Grafika,h. 112

Kuntjoro Purbopranoto, 1976, Hak­Hak Azasi Manusia

dan Pancasila, Pradnya Paramita, Jakarta.

Driyarkara, 1980, Pendidikan, Yogyakarta:

Kanisius.

Enid Campbell, et.al., 1988, legal Research,

Materials and Methods, Sydney : The Law

Book Company Limited.

Suparlan Suhartono, 2005, Filasat Pendidikan, ARRUZZ

Media.

Jacques Delors, 1996, “Learning: The Treasure

Within” dikutip dari Ali MuhdiAmnur(ed),

Konfigurasi Politik Pendidikan Nasional, Pustaka Fahima, Yogyakarta, 2007.

M Sirozi, Politik pendidikan, “ Dinamika Hubungan

Antara kepentinganKekuasaan dan Praktik Wajib Belajar 12 Tahun” , 2005, Raja

Grafindo Persada..

Morin, Edgar, 2005, Tujuh Materi Penting Bagi

Dunia Pendidikan, Yogyakarta: Kanisius.

Jimly Asshiddiqie, 2010, “Gagasan Negara Hukum

Indonesia”, Jurnal. Volume III.

Kartono, Kartini, 1997, Tinjauan Holistik Mengenai

Tujuan Pendidikan Nasional,

Jakarta:Pradnya Paramita.

Soedijarto, 2008, Landasan dan Arah pendidikan

Nasional Kita, Jakarta : PT Kompas

MediaNusantara.

Ishaq, Isjoni, 2006. Membangun Visi Bersama

“Aspek­Aspek Penting Dalam

ReformasiPendidikan”.Jakarta : Yayasan

Obor Indonesia.

Marhaendra Wija Atmaja, 2014, “Metode Penelitian

Hukum dalam Penyusunan Naskah

Akademik Rancangan Peraturan Perundangundangan”,

Denpasar: Progran Studi

Magister Ilmu Hukum Program Pasca

Sarjana Universitas Udayana, hlm. 12.

Risalah ini merujuk pada Soelistyowati

Irianto, 2012, “Memperkenalkan kajian sosiolegal

dan implikasi metodologisnya”, dalam

Adriaan W. Bedner, dkk (Eds.), Kajian

Sosio­Legal, Denpasar: Pustaka Larasan;

dan Soelistyowati Irianto, 2011, “Praktik

Penelitian Hukum: Perspektif Sosiolegal”,

dalam Soelistyowati Irianto dan Shidarta,

(Eds.), Metode Penelitian Hukum: Knstelasi

dan Refleksi, Jakarta: Yayasan Pustaka Obor

Indonesia.

Sudikno Mertokusumo, 1996, Mengenal Hukum,

Liberty, Yogyakarta.

Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2007

tentang Pembagian Kewenangan Antara

Pemerintah Pusat dan Daerah Otonom

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005

tentang Standar Nasional Pendidikan.

Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan

Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016

Tentang Program Indonesia Pintar.

Permendiknas No 17 Tahun 2017 tentang

Prosedur dan Tata Cara Penerimaan Peserta

Didik Baru Tahun Ajaran 2017/2018

Peraturan Gubernur No. 40 Tahun 2017 tentang

Wajib Belajar 12 tahun di Provinsi Bali.

Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 tentang

Penerimaan Peserta Didik Baru Taman KanakKanak

(TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah

Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah

Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan

(SMK), atau Bentuk Lain yang Sederajat.

Peter Mahmud Marzuki, 2005, Penelitian Hukum,

Prenada Media, Jakarta.

Riduan, 2004, Metode& Teknik Menyusun Tesis,

Bina Cipta, Bandung.

Rudy, dan Budiyono, 2014, Konstitusi Dan HAM ,

Bandar Lampung, Justice Publisher..

Syaeful Sagala, 2009, Administrasi Pendidikan

Kontemporer, Bandung, Alfabeta.

Tap MPR No.9 tahun 2007 Tentang anggaran

dana Pendidikan

Undang­undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang

Sistem Pendidikan Nasional

Undang­undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang

Otonomi Daerah


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.