HAK KOMUNAL ATAS TANAH SEBAGAI HAK ATAS TANAH DESA PAKRAMAN DI BALI

Made Oka Cahyadi Wiguna

Sari


The government has indeed provided legal protection and certainty to indigenous peoples regarding their ulayat lands, through a Ministerial Regulation. However, it needs to be studied more deeply about the concept of communal rights to land and Pakraman village as the subject of communal rights holders on land. Communal rights to land are conceptualized as models of land rights that have just been raised in the national land law system. The consequence is that indigenous and tribal peoples as communal rights holders are authorized to use and benefit from their communal land. Pakraman village qualifies as a subject of communal rights to land because Pakraman village in Bali is classified into the community of the community, has a system of customary government referred to as the traditional prajuru led by a customary village leader. Then Pakraman village has a legal area called the Palemahan Pakraman village. As an instrument that regulates the life and social interaction of the community, awig-awig is the customary law of the community in a Pakraman village in Bali.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Dharmayuda, I Made Suasthawa, 1987, Status

dan Fungsi Tanah Adat Bali Setelah

Berlakunya UUPA, Denpasar : CV. Kayu

Mas.

, 2001, Desa Adat Kesatuan

Masyarakat Hukum Adat di Propinsi Bali, Denpasar : Upada Sastra.

Hadikusuma, Hilman, 2003, Pengantar Ilmu

Hukum Adat Indonesia, Bandung : Mandar

Maju.

Huda, Ni’Matul, 2015, Ilmu Negara, Jakarta :

Rajawali Pers.

Harsono, Boedi, 2005, Hukum Agraria

Indonesia Sejarah Pembentukan

Undang-Undang Pokok Agraria, Isi dan

Pelaksanaannya, Jakarta : Djambatan.

Latif, Abdul & Hasbi Ali, 2010, Politik Hukum, Jakarta : Sinar Grafika.

Mahfud MD, Moh, 2012, Politik Hukum di

Indonesia, Jakarta : Rajawali Pers.

Rosadi, Otong & Andi Desmon, 2013, Studi

Politik Hukum Suatu Optik Ilmu Hukum, Yogyakarta : Thafa Media.

Santoso, Urip, 2010, Pendaftaran dan

Peralihan Hak Atas Tanah, Jakarta :

Kencana.

Santoso, Urip, 2010, Hukum Agraria dan HakHak

Atas Tanah, Jakarta : Kencana.

Setiady, Tolib, 2009, Intisari Hukum Adat

Indonesia dalam Kajian Pustaka, Bandung : Alfabeta.

Sirtha, I Nyoman, 2008, Aspek Hukum Dalam

Konflik Adat di Bali, Denpasar : Udayana

University Press.

Sukirno, 2018, Politik Hukum Hak Ulayat, Jakarta : Prenadamedia Group.

Sumardjono, Maria SW, 2009 Kebijakan

Pertanahan Antara Regulasi dan

Implementasi, Jakarta : Kompas.

Syaukani, Imam & Ahsin Thohari, 2013, DasarDasar

Politik Hukum, Jakarta : Rajawali

Pers.

Wiguna, I Gusti Ngurah Tara, 2009, Hak-Hak

Atas Tanah Pada Masa Bali Kuna Abad

X-XI Masehi, Denpasar : Udayana

University Press.

B.Artikel Jurnal

Budiana, I Nyoman, 2011 : “Memahami Otonomi

Desa Pakraman Sebagai Kesatuan

Masyarakat Hukum Adat di Bali (Kajian

dari Perspektif Hirarki Perundang­undangan

Indonesia)”, Jurnal Konstitusi, Vol. I, No.1.

, 2011 : “Penataan

Asset Dalam Rangka Mencegah Konflik

Antar Desa Pakraman di Bali”, Jurnal

Hukum Undiknas Denpasar, Vol. 7 No. 2.

Ginting, Darwin, 2012 : “Politik Hukum Agraria

Terhadap Hak Ulayat Masyarakat Hukum

Adat di Indonesia”, Jurnal Hukum dan

Pembangunan Tahun ke­42, No.1.

Ismi, Hayatul, 2012 : “Pengakuan dan

Perlindungan Hukum Hak Masyarakat

Hukum Adat Atas Tanah Ulayat Dalam

Upaya Pembaharuan Hukum Nasional”,

Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 2 No. 2.

Mandala, I Gusti Partana, 2011 : “Eksistensi Desa

Adat Dalam Penguasaan dan Pemanfaatan

Tanah Adat di Bali”, Jurnal Hukum Undiknas

Denpasar, Vol. 7, No. 2.

Nurjaya, I Nyoman, 2014 : “Paradigma

Pembangunan Hukum Nasional Dalam

Masyarakat Multikultural : Perspektif

Antropologi Hukum”, Jurnal Hukum

Undiknas, Vol. 1 No. 1.

Susanti, Henny dan Sismudjito, 2015 : “Fungsi

Ikatan Persaudaraan Muslim Socfindo

(IPMS) Dalam Membangun Hubungan

Sosial Dengan Masyarakat Sekitar”, Jurnal

Perspektif Sosiologi, Vol. 3 No.1.

Wiguna, Made Oka Cahyadi, 2016 : “Pengaruh

Eksistensi Masyarakat Hukum Adat

Terhadap Penguasaan Tanah Prabumian

Berdasarkan Konsepsi Komunalistik

Religius di Bali”, Jurnal Novelty, Vol. 7 No.

Wiryawan, I Wayan Gde, Ketut Sukawati Lanang

P. Perbawa, I Wayan Wiasta, 2015 :

“Hukum Adat Bali di Tengah Modernisasi

Pembangunan dan Arus Budaya Global”,

Jurnal Baki Saraswati, Vol. 4 No. 2.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.