PENGATURAN PENDUDUK PENDATANG (KRAMA TAMIU ) DI TINJAU DARI HUKUM ADAT BALI

Ni Ketut Kantriani

Sari


The problems caused by the influx of migrant population (Krama Tamiu) is the presence of immigrants who often do not report to the Village Prajuru, Head of the Environment and lack understanding of the rights and duties of the residence. In Balinese customary law is generally regulated about Krama Tamiu which is contained in Awig-awig Desa Adat / Desa Pakraman. Immigrants (Krama Tamiu / Tamiu) entering other areas, must know and follow the rules, as there is a convention between rights and obligations to be obtained and implemented. The immigrant population (Krama Tamiu) will receive a guidance (pasayuban) in the form of security guarantees, relief from all kinds of dangers that may occur during the respective stay in the region. As compensation for the rights it receives, the migrant population (Krama Tamiu) is subject to certain obligations whose type and form varies according to Awig-awig Desa Adat.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Astiti, Tjok. Istri Putra, 2005, Pemerdayaan Awig-awig Menuju Ajeg Bali, Lembaga Dokumentasi Dan Publikasi Hukum Universitas Udayana.

Biro HukumSetdaProvensi Bali, 2001, Pedoman Penyusunan Awig-Awig dan Keputusan Desa Adat.

Desa Adat Mambal, 1988, Awig-awig Desa Adat Mambal.

Desa Adat Sobangan, 19987/1988. Awig-awig Desa Adat Sobangan.

Desa Adat Karangsari, tanpa tahun. Awig-awig Desa Adat Karangsari.

Kesepakatan Bersama Gubernur Bali dengan Bupati/Walikota se-Bali Nomor 153 Tahun 2003 tanggal 10 Februari 2003.

Keputusan Pesamuan Majelis Desa Pakraman Propensi Bali nomor 050/KEP/PSM-1/ MDP BALI/III/2006 tentang Hasil-Hasil Pesamuan Agung Pertama MDP Bali tanggal 3 Maret 2006.

Paramitha, I Gede, 2003. Memahami Desa Adat, Desa Dinas dan Desa Pakraman (SuatuTinjauan Historis Kritis ). Orasi ilmiah, Universitas Udayana.

Parwata, A.A.Gede Oka, 2007. Memahami Awig-Awig Desa Pakraman. Upada Sastra Denpasar. Peraturan Daerah Propensi Bali nomor 3 Tahun 2001 tentang Desa Pakraman..

Poerwadarminta, WJS. 1986. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka.

Suasthawa I Made 2001. Desa Adat Kesatuan Masyarakat Hukum di Propinsi Bali. Cet. I, Denpasar :Upada Sastra.

Surpha I Wayan, 2004, Eksistensi Desa Adat Dan Desa Dinas Di Bali, Pustaka Bali Post.

Waisanjaya, I Wayan, 2011, Penerapan Awig- Awig Desa Pakraman Dalam Mengatur Penduduk ( Study Kasus di Desa Pakraman Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan ), Skripsi: IHDN Denpasar.

Windia, P. Wayan. 2006. Pengantar Hukum Adat Bali. Lembaga Dokumentasi dan Publikasi Fakultas Hukum Universitas Udayana.

Yudha I Wayan, 2005, Eksistensi Awig-Awig Desa Pakraman Dalam Menyelesaikan Pengingkaran Hak-Hak Krama Desa (Studi Kasus Di Desa Pakraman Klaci Kaja, Kediri, Tabanan), Tesis: IHDN Denpasar


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.