Falsafah Hidup Perempuan Jawa

Sulastri Sulastri

Sari


Woman are endless material for conversation. Woman, on the one hand are often described as weak, helpless and inferior. On the other hand, (sometimes) woman have the power to subjugate men and that strength is certainly not physical strength, because physically, women are indeed weaker than men. This article is an attempt to outline the life philosophy of Javanese women and is interpreted as an alternative concept for the position of woman today.

Kata Kunci


Woman; Java; Way of Life

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bagus, Lorens. 1996. Kamus Filsafat. Jakarta: Gramedia.

Bertens. 1993. Etika. Jakarta: Gramedia. Handayani, Christina S. 2004. Kuasa Wanita Jawa. Yogyakarta: Lkis.

Darweni. 1994. Wulang Estri. Solo: Perpustakaan Reksopustoko.

Fauzie, Ridjal. 1993. Dinamika Gerakan Perempuan Indonesia. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Frondizi, Rizieri. 1963. What is Value, An introduction to Axiology, pubhlising company

Kamajaya, Karkono. 1995. Kebudayaan Jawa: Perpaduannya dengan Islam. Yogyakarta: IKAPI.

Suseno, Frans Magnis. 1999. Etika Jawa. Jakarta: Gramedia.

Notonagoro. 1995. Pancasila secara Ilmiah Populer. Jakarta: Bumi Aksara.

Primariantari (ed). 1998. Perempuan dan Politik Tubuh Fantastis. Yogyakarta: Kanisius.

Poerbatjaraka. 1952. Kepustakaan Djawi. Djakarta: Djambatan.

Sundari, Siti. 1998. Kedudukan Wanita dalam Kebudayaan Jawa: Dulu, Kini dan Esok, dalam Wacana Perempuan dalam Keindonesiaan dan Kemodernan. Yogyakarta: CIDES, UII.

Suhandjati, Siti. 2001. Perempuan dan Seksualitas dalam Tradisi Jawa. Yogyakarta: Gama Media,.

Sumaatmaka. 1929. Serat Yadnyasusila. Solo: Perpustakaan Reksapustaka.




DOI: http://dx.doi.org/10.25078/sjf.v10i1.1635

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Diterbitkan Oleh:

Program Studi Filsafat Hindu Jurusan Filsafat Timur Fakultas Brahma Widya Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar


Editorial Office: