MENANAMKAN KONSEP CATUR PARAMITA PADA ANAK USIA DINI DI LINGKUNGAN KELUARGA DAN SEKOLAH

I Komang Wisnu Budi Wijaya

Sari


Calon generasi emas 2045 perlu dibekali dengan pendidikan karakter agar tumbuh menjadi manusia Indonesia seutuhnya. Salah satu nilai karakter yang bisa ditanamkan adalah Catur Paramita. Nilai karakter pada Catur Paramita bersifat universal sehingga layak ditanamkan pada anak sejak usia dini serta memiliki kecocokan dengan nilai karakter bangsa serta kompetensi inti pendidikan anak usia dini pada Kurikulum 2013. Selain itu, anak usia dini sedang mengalami masa keemasan secara kognitif dan karakter sehingga menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan pendidikan karakter Catur Paramita. Penanaman konsep Catur Paramita pada anak usia dini memerlukan strategi tertentu dan peran orang tua dan guru.
Kata Kunci : Catur Paramita, Anak Usia Dini, Pendidikan Keluarga


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Kemendikbud. 2015. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini.

Maryatun, I.B. 2016. Peran Pendidik PAUD dalam Membangun Karakter Anak. Jurnal Pendidikan Anak Vol. 5 Edisi 1 Tahun 2016

Patoerroman. 2012. Generasi Emas 2045. Diakses dari http://patoerroman. wordpress.com/2012/08/ tanggal 1 Oktober 2018

Suhardana, K.M. 2006. Pengantar Etika dan Moralitas Hindu. Surabaya : Penerbit Paramita

Susanti. 2017. Penerapan Ajaran Catur Paramita Sebagai Kearifan Lokal Bali dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa di Lingkungan STKIP Agama Hindu Singaraja. Diakses dari https://e-journal.stahn-gdepudja.ac.id/ index.php/PS/article/view/7 tanggal 1 Oktober 2018

Uce, L. 2017. The Golden Age :Masa Efektif Merancang Kualitas Anak. Diakses dari http://jurnal.ar-raniry.ac.id/ index.php/bunayya/article/view/1322 tanggal 1 Oktober 2018


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.