GURU KREATIF ANAK USIA DINI MELALUI PENDEKATAN TAKSONOMI BLOOM

Ida Ayu Gde Wulandari, I Wayan Suyanta

Sari


Guru adalah model dalam pembelajaran. Guru bertugas untuk mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki peserta didik sehingga dapat berkembang secara optimal. Seorang guru yang kreatif akan melahirkan peserta didik yang kreatif. Seorang pendidik anak usia dini adalah pendidik yang mengajarkan peserta didik antara 0 tahun sampai 6 tahun. Peserta didik dalam rentang usia tersebut adalah usia yang paling tepat dalam mengembangkan seluruh potensi peserta didik bahkan disebut sebagai golden age. Potensi yang dapat dikembangkan dalam diri peserta didik meliputi ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik sesuai dengan perkembangan psikologi. Dengan pemahaman guru terhadap perkembangan peserta didik yang merupakan usia emas, maka akan melahirkan generasi emas yang membawa kemajuan bagi nusa dan bangsa. Begitu pula sebaliknya, apabila seorang guru tidak kreatif dalam mempersiapkan dan melaksanakan proses pembelajaran, maka tidak akan melahirkan peserta didik yang kreatif. Menjadi guru yang kreatif dapat dilakukan melalui kegiatan-kegiatan yang mendukung perkembangan peserta didik. Kegiatan yang dilakukan oleh guru memiliki tujuan yang ingin dicapai, baik kognitif, afektif, dan psikomotor.
Kata kunci : guru, kreatif, kognitif, afektif, psikomotor


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arikunto, Suharsimi. 2009. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara Elfindri, dkk (Editor: Indrayani). Pendidikan Karakter Kerangka, Metode dan Aplikasi untuk Pendidik dan Profesional. Jakarta: Baduose Media Jakarta

Unandar, S.C. Utami. 1999. Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah Penuntun bagi Guru dan Orang Tua. Jakarta: PT Grasindo Sanjaya,

Wina. 2009. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: 2009 UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.