KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM KEGIATAN KREATIF ANAK USIA DINI SELAMA BELAJAR DARI RUMAH

Kadek Bayu Indrayasa, Putu Emy Suryanti

Sari


Merebaknya virus corona (COVID-19) menyebabkan terjadinya banyak perubahan di berbagai sektor kehidupan, salah satunya memberikan dampak serius pada sektor pendidikan di Indonesia. Salah satu kebijakan di dunia pendidikan yang diambil oleh pemerintah dalam masa darurat virus corona (COVID-19) tahun 2020 ini adalah belajar dari rumah termasuk untuk pembelajaran anak usia dini.

Selama masa belajar di rumah, banyak kelebihan dan kekurangan yang didapatkan oleh para orang tua, guru, maupun anak selama proses pembelajaran. Kelebihan yang didapatkan antara lain : orang tua berperan sebagai manajer yang bertanggung jawab dalam mengawasi perilaku dan tingkah laku anak dan juga sebagai inisiator sosial serta pengarah bagi anak-anak, orang tua dapat lebih baik mengenal program yang dilakukan di sekolah, guru lebih peduli dengan situasi anak di rumah. Orang tua dan guru dapat saling mendukung dan bekerjasama untuk mencapai tujuan pendidikan bagi anak-anak.

Selain kelebihan, terdapat kekurangan yang dialami baik oleh orang tua, guru, maupun anak-anak selama proses pembelajaran dari rumah. Permasalahan yang terjadi adalah sebagian orang tua beranggapan bahwa permasalahan pendidikan anak menjadi tanggung jawab sekolah dan guru sehingga guru harus menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan orang tua. Hubungan sekolah dengan orang tua dan masyarakat akan menjadikan jalinan komunikasi semakin lancar sehingga apa yang dibutuhkan sekolah, bisa diketahui dan didukung oleh orang tua dan masyarakat. Sehingga keterlibatan orang tua dalam partisipasi bidang pendidikan anak terutama meningkatkan kegiatan kreatif anak selama belajar di rumah harus terus dipelihara dan dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan guna mencapai tujuan pendidikan anak usia dini.


Kata Kunci


keterlibatan orang tua,:kegiatan kreatif:anak usia dini

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anggraini, S., Jaya, M. T. B. S., & Sofia, A. (2019). Pengaruh Aktivitas Permainan Finger Painting Terhadap Pengenalan Warna Anak Kelompok B Usia 5-6 Tahun dI TK Bela Bangsa Mandiri Bandar Lampung. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1).

Asrori, M. (2007). Psikologi Pembelajaran. Bandung: CV Wacana Prima.

Beetlestone, F. (2012). Creative Learning : Strategi Pembelajaran untuk Melesatkan Kreatifitas Siswa. Bandung: Nusa Media.

Hayati, N. (2011). Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta.

Helista, C. N. (2019). STEAM. In SEMINAR NASIONAL: TIGA PAKAR BEDAH STEAM UNTUK ANAK USIA DINI. Semarang: UNNES.

Herdianing, M. (2014). Desain Sarana Berkebun dan Bermain Untuk Anak Usia 4-6 Tahun di Taman Kanak-Kanak. Jurnal Tingkat Sarjana Seni Rupa Dan Desain, (1), 1–10.

Khasanah, U. (2017). Analisis Praktik Pelibatan Orang Tua dan Masyarakat Dalam Kegiatan Kreatif Anak Usia Dini : Studi Kasus di TK Pertiwi Ds.Tambah Rejo, Kec. Tunjungan, Kab. Blora, Nadwa. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2).

PPPPTK-TK-PLB. (2020). Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Berbagai Permainan. Jakarta.

Rohmah, M. (2018). Implementasi Media Buku Cerita Bergambar pada Proses Pembelajaran Kelompok B di TK Islam Plus Mutiara Baturetno Banguntapan Bantul. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Sumanto. (2005). Pengembangan Kreativitas Seni Rupa Anak TK. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Sutrisno, & Harjono. (2005). Pengenalan Lingkungan Alam Sekitar sebagai Sumber Belajar Anak Usia Dini. Jakarta: Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan Dan Ketenagaan Perguruan Tinggi.

Tatik, D. (2013). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Media Playdough Anak Kelompok A Di TK Dewi Kunti Surabaya. Jurnal Mahasiswa UNESA.




DOI: http://dx.doi.org/10.25078/pw.v5i2.1759

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Pratama Widya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Terindek oleh:

     

Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini site and its metadata are licensed under CC BY-SA