PERAN PENDIDIK DALAM MENINGKATKAN QUALITY ASSURANCE PADA PAUD DI MATARAM

Dita Destari Iin Risky Indryani

Sari


Abstrak

 

Mutu adalah kemampuan (ability) yang dimiliki oleh suatu produk atau jasa (service) yang dapat memenuhi kebutuhan atau harapan, kepuasan (satisfaction) pelanggan (customer) yang dalam pendidikan dikelompokkan menjadi dua, yaitu internal customer dan eksternal. Internal customer yaitu siswa atau mahasiswa sebagai pembelajar (leaners) dan eksternal customer yaitu masyarakat dan dunia industry. Mutu tidak berdiri sendiri, artinya banyak faktor untuk mencapainya dan untuk memelihara mutu. Dalam kaitan ini peran dan fungsi sistem penjaminan mutu (Quality Assurance System) sangat di butuhkan. penjaminan mutu dalam dunia pendidikan, itu perlu ada bahkan memang harus ditingkatkan mengingat mutu pendidikan di indonesia pada khususnya di Nusa Tenggara Barat jauh dari apa yang diharapkan. Ini juga mengakui bahwa sekolah-sekolah baik dari tingkat PAUD, maupun tingkat tinggi ingin melihat kondisi sarana prasarana dan proses pembelajaran masih kurang memuaskan, sehingga penjaminan mutu pendidikan merupakan program yang utama bahkan amat sangat penting bagi menteri pedidikan. Tentunya bagi pemerintah. Penjaminan mutu pendidikan itu sendiri merupakan kegiatan mandiri oleh lembaga pendidikan tertentu, oleh karena itu harus disusun, dirancang, dan dilaksanakan sendiri. Salah satu upaya dalam merealisasikan penjaminan mutu tersebut dapat dilakukan secara bertahap oleh pihak PAUD, yakni dengan melakukan evaluasi diri, kemudian ditindak lanjuti dengan monitoring sekolah oleh pihak pemerintah daerah, sehingga penjaminan mutu pendidikan anak usia dini dapat dilakukan dengan baik.

 

Kata kunci: Penjamin Mutu, Guru, Peran, Anak Usia Dini                            

 

Abstract

 

               Quality is the ability possessed by a product or service that can meet the needs or expectations, satisfaction of customers (customers) which in education are grouped into two, namely internal and external customers. Internal customers, namely students or students as learners (leaners) and external customers, namely the community and the industrial world. Quality does not stand alone, meaning that there are many factors to achieve it and to maintain quality. In this connection the role and function of the quality assurance system (Quality Assurance System) is needed. quality assurance in the world of education, it needs to be even it must be improved considering the quality of education in Indonesia in particular in West Nusa Tenggara is far from what is expected. It also recognizes that schools from both the PAUD level and the high level want to see the condition of infrastructure facilities and the learning process are still unsatisfactory, so that the quality assurance of education is the main program and even very very important for the minister of education. Certainly for the government. The quality assurance of education itself is an independent activity by certain educational institutions, therefore it must be prepared, designed and implemented by itself. One of the efforts in realizing the quality assurance can be done in stages by PAUD namely by conducting a self-evaluation, then followed up by school monitoring by the local government, so that the quality assurance of early childhood education can be carried out properly.

 

Keywords: Quality Assurance, Teacher, Role, Early Childhood

Kata Kunci


Quality Assurance, Teacher, Role, Early Childhood

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arcaro, Jerome S. 2005. Pendidikan Berbasis Mutu: Prinsip-Prinsip Perumusan Dan Tata Langkah Penerapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bogdan, R.C & Biklen, S.K.B. 1998. Cualitative Research for Education to Theory and Methods., inc. Boston.

Deming. 1998. Konsep Mutu Absolut Bandung: PT Refika Aditama.

Husaini, Usman. 2006. Manajemen, Teori, Praktik, dan Riset Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Hedwig, Rinda. 2007. Sistem Penjaminan Mutu di Perguruan Tinggi Monitoring dan Evaluasi Internal. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Morgan, C. & O’Reilly, M. 1999. Assessing open and distance learners. London: Kogan Page Limited.

Philip B. Crosby 2009. Jaminan Mutu. Jakarta Indonesia.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Bab IX tentang Standar Pembiayaan Pendidikan

Peraturan Pemerintah Nomor. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Sukmadinata, Nana Syaodih, 2006. Pengendalian Mutu Pendidikan Sekolah Menengah. Bandung: PT Refika Aditama.

Sallies, Edward. 2006. Total Quality Management In Education. Jogjakarta: IRCiSoD.

Siti Zaenab, 2015. Metodelogi Penelitian Pendidikan Kualitatif Perspektif Kekinian. Penerbit Selaras Malang Jawa Timur.

Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen

UUSPN Nomor 20 tahun 2003 formal, non formal dan informal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Nonformal, dan informal

Peraturan Menpan dan RB nomor 14 tahun 2015 tentang Kementerian dan Kebudayaan

Permendikbud Nomor 11 tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ditjen PAUD DIKMAS




DOI: http://dx.doi.org/10.25078/pw.v4i2.1168

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Pratama Widya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Terindek oleh:

    

     

Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini site and its metadata are licensed under CC BY-SA