STANDARISASI DUNIA PENDIDIKAN

Putu Subawa

Sari


 The educational issues that stuck out today, includes equalization of educational opportunities, quality improvement/quality, relevance and efficiency of education. Serious problems that are still felt by education from primary education to higher education is a quality problem, of course, this can be solved through technological approach to education. The use of technology in education itself has three principles that dijadiakan as a reference for the development and utilization is a systems approach, oriented to students, as well as the use of learning resources. Competence of graduates who must be the benchmark in this regard in order to form a generation of people who have the competitiveness of a competitive and innovative. The role of educators is expected to further motivate himself in each learning interaction. Transformative educators believe that students should have the ability to be actively involved in the history of the creation of man.


Kata Kunci


Standardization, Education

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


A. M, Sardiman. (2011). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Dahar, R. W. (1996). Teori-teori belajar. Jakarta: PT Erlangga.

Eggen, P. & Kauchak, D. (2012). Strategi dan model pembelajaran. (edisi keenam). Jakarta: PT Indeks.

Ermasari, G., Subagia I W., & Sudria, Ida Bagus Nyoman. (2014). Kemampuan bertanya guru IPA dalam pengelolaan pembelajaran. E-journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha. Volume 4.

Hasibuan, J.J., Ibrahim, & Tolience, A. J. E. (1988). Proses belajar mengajar keterampilan dasar pengajawan mikro. Bandung: Remadja Karya.

Heriawan, A., Darmajari, & Senjaya, A. (2002). Metodologi pembelajaran kajian teoretis praktis. Banten: LP3G.

Jacobsen, D. A., Eggen, P. & Kauchak, D. (2009). Metode-metode pengajaran meningkatkan belajar siswa TK-SMA. (edisi kedelapan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Khoerunnisa, R. (2012). Pengaruh strategi questioning berbantuan komputer terhadap penguasaan konsep siswa kelas XI pada konsep sistem saraf. (Skripsi). FPMIPA, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Nitasari, N. I. (2013). Interaksi dalam pembelajaran. [Online]. Diakses dari http://nasriaika1125.wordpress.com/2013/09/28/interaksi-dalam-pembelajaran/

Pujiastuti, S. (2008). Pentingnya Pertanyaan dalam Proses Pembelajaran. [Online]. Diakses dari http://www. sd-binatalenta. com/arsipartikel/artikel_tya. pdf.

Sirodjuddin, Ardan. 2014. Mengapa Pendidikan Indonesia Saat ini Tidak Mampu Menciptakan Generasi Hebat?. Penerbit :Guraru Tamam,

Rosid. 2014. Tunjangan Profesi Guru Meningkatkan Mutu Pendidikan ? . Penerbit :Guraru

Rustaman, N. dkk. (2005). Strategi belajar dan mengajar Biologi. Malang: UM Press.

Rustaman, N. Y., Rustaman, A. (2003). Peranan pertanyaan produktif dalam pengembangan KPS dan LKS. Bahan seminar dan lokakarya bagi guru-guru Biologi SLTP & SMU. Bandung: Depdiknas.

Sudjana, N. (1989). Dasar-dasar proses mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Widodo, A. (2006a). Profil pertanyaan guru & siswa dalam pembelajaran sains. Jurnal pendidikan dan pembelajaran. 4(2), 139-148.

Widodo, A. (2006b). Taksonomi Bloom dan pengembangan butir soal. Buletin Puspendik. 3(2), 18-29.




DOI: http://dx.doi.org/10.25078/jpm.v2i2.79

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.



Jurnal Penjaminan Mutu Terindeks Oleh :


 

 

 

 Jurnal Penjaminan Mutu berada dibawah lisensi Creative Commons Attribution 3.0 License.

shopify analyticsView My Stats