PENGGUNAAN SARAD PADA UPACARA PANCA WALI KRAMA DI PURA SAMUAN TIGA DESA PAKRAMAN TAMAN BEDULU KABUPATEN GIANYAR (KAJIAN TEOLOGI HINDU)

Anak Agung Intan Septiana Dewi, I Made Girinata, I Gusti Made Widya Sena

Abstract


Religious rituals of people in Hinduism in Bali, using ritual means of ceremony. The means in question are fruit, leaves, fire and so forth, among these facilities is Sarad which is always used in ceremony Panca Wali Krama in Pura Samuan Three District Blahbatuh Desa Pakraman Bedulu.

The results of this study consisted of the function and meaning of Sarad In Panca Wali Krama Ceremony In Pura Samuan Tiga Pakraman Bedulu Village Blahbatuh District Gianyar Regency. The function of Sarad are: 1) The Function of Offering, 2) Religious Function, 3) Social function, and 4) The Function of Cultural Preservation. The meanings contained in the Sarad, are: 1). The theological meaning contained in the Sarad can be seen from the concept of Nirguna Brahman and Saguna Brahmanl, 2). Cosmological significance contained in the Sarad can be seen from the use of symbols of the contents of the universe. The form of Sarad in Panca Wali Krama ceremony has a form in accordance with the content of the universe which includes the Bhur Loka realm containing Bhuta Sanga, Bvah Loka containing human, rejang and line, and Svah Loka contains the symbols of Acintya and Ongkara, Dewata Nawa Sangga.


Full Text:

PDF

References


Ananda, I Nyoman. 2004. Konsep Ketuhanan Dalam Teks Wrhaspati Tattwa. Denpasar:Tesis Program Pascasarjana. Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar.

Assegaf, Rachman. 2002. Desain Riset Sosial-Keagamaan.Yogyakarta.: Gama Media.

Anzwar, Saifudin. 1997. Metode Penelitian. Jakarta: Pustaka Belajar.

Azwar, Saifudin. 2001. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Donder, I Ketut. 2006. Brahma Widya : Kasih Semesta. Surabaya: Paramita.

Donder, I Ketut. 2007. Kosmologi. Surabaya: Paramita.

Lindiani, Ni Nyoman.2014. Jajan Sarad Di Desa Madangan Kelod Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar.Skripsi.Denpasar. Universitas Hindu Indonesia Denpasar.

Loren, Bagus. 2000.Kamus Filsafat.Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Moleong, Lexy.J.1993 Metodologi Penelitian Kualitatif.Bandung : PT. Remaja Rosda Karya.

Moleong, Lexy.J.2006. Metodologi Penelitian Kualitatif.Bandung : PT. Remaja Rosda Karya.

Narbuko, Cholid. 2004. Metode Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.

Nasikun. 2002. Teori Fungsional Struktural. Jakarta : Rajawali Pers.

Nasution. 2002. Metode Research (Penelitian Ilmiah). Jakarta: Bumi Perkasa.

Ningrat, Jro Ayu. 2006. “Banten Panjang Ilang Dalam Upacara Ngaben Mataram (Kajian Bentuk, Fungsi dan Makna”.Skripsi.Denpasar: Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar.

Nuryeni, Ni Putu. 2013. “Banten Sarad Dalam Upacara Ngenteg Linggih Di Pura Desa, Desa Tegalalang Kabupaten Gianyar”.Skripsi, Denpasar: Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar.

Panitia Penyusun Kamus,Kamus Bali-Indonesia. Dinas Pengajaran Provinsi Daerah Tingkat I. 1978.

Panitia Penyusun Kamus,Kamus Besar Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat.2008. Jakarta: PT Gramedia Pustaka.

Sarwono, Jonathan.2008.Metode Penelitian Kwalitatif.Yogyakarta: Graha Ilmu.

Seridana, I Wayan. 2008. “Sarad Dalam Upacara Metatah Di Desa Pakraman Ancut Desa Sebudi Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem”,Skripsi. Denpasar. Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar.

Sudarsana, I. K. (2018). MEMBENTUK KARAKTER ANAK SEBAGAI GENERASI PENERUS BANGSA MELALUI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. Jurnal Purwadita, 1(1).

Sudarsana, I. K. (2018). Optimalisasi Penggunaan Teknologi Dalam Implementasi Kurikulum Di Sekolah (Persepektif Teori Konstruktivisme). Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 8-15.

Sugiyono. 2006. Metode Penelitian Kwntitatif, Kwalitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sumerta, I Komang.2013.”Makna Teologis Ngusaba Guling Di Desa Adat Timbrah Desa Pertima Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem”. Skripsi.Denpasar. Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar.

Sunidra, I Wayan.2012.”Tari Siat Sampian Di Pura Samuan Tiga Desa Bedulu Kabupaten Gianyar. Skripsi. Denpasar. Institut Hindu Dharma negeri Denpasar.

Suprayogo, dan Tabroni. 2001. Metodologi Penelitian Filsafat. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Surjani, Ni Nyoman. 2008. “Bentuk Dan Fungsi Jajan Sarad Di Desa Perean Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan”, Skripsi : Denpasar : Universitas Hindu Indonesia Denpasar.

Sutopo, H.B. 1997.Pengumpulan dan Pengolahan Data Penelitian Kulitatif. Jakarta: PT Gramedia Pustaka.

Titib, I Made. 2003. Teologi dan Simbol-simbol Dalam Agama Hindu.Surabaya : Paramita.

TimPenyusun. 1994. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua. Depdikbud dan Balai Pustaka.

Triguna, Ida BagusGedeYuda. 2000. TeoriTentangSimbol. Denpasar :Widya Dharma.

Wiana, I Ketut. 2004. Makna Upacara Yadnya Dalam Agama Hindu II. Surabaya : Paramita

Wiana, I Ketut. 2001.Suksmaning Banten. Surabaya : Paramita

Yudha, Kadek Edy Kusuma. 2014. “Jajan Sarad Di Desa Madangan Kelod Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar”, Skripsi :Denpasar:Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Penelitian Agama Hindu Indexed By :

 

 

Jurnal Penelitian Agama Hindu site and its metadata are licensed under CC BY-SA

web
counter