UPACARA NGADEGANG NINI DI SUBAK PENDEM KECAMATAN JEMBRANA KABUPATEN JEMBRANA (Perspektif Nilai Pendidikan Agama Hindu)

Ni Luh Setiani

Abstract


Kegiatan yang berlaku pada suatu masyarakat belum tentu sama , walaupun mempunyai tujuan yang sama. Hal ini tergantung pada aturan-aturan atau tradisi yang dipakai sebagai pedoman pada warga masyarakat tersebut yang telah diterima dan dilaksanakan secara turun temurun. Dengan adanya tradisi seperti itu timbul istilah yang disebut desa, kala, patra yang dijadikan pedoman bagi masyarakat Bali.Upacara Ngadegang Nini berlangsung satu hari dengan melalui tahapan-tahapan tertentu, dalam prosesnya mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk memohon keselamatan kepada seluruh alam semesta khususnya lahan pertanian sawah yang ada di Desa Pendem. Fungsi Upacara Ngadegang Nini Subak Pendem ini dapat memberikan dorongan bahwa hidup sejahtera tidak akan datang dengan sendirinya tanpa kerja yang selalu bersemangat. Maju terus-menerus memadukan berbagai potensi secara sistematis yang bersinergi dengan sinar suci Tuhan.Nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam Ngadegang Nini di Subak Pendem, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana adalah : mencakup nilai pendidikan Tattwa, Nilai pendidikan etika, Nilai pendidikan upacara/ritual.


Full Text:

PDF

References


Arikunto Suharsimi, 2006, Metode Penelitian suatu Pendekatan Praktis,Rineka Cipta, Jakarta

Arikunto, Suharsini. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Yogyakarta: Bineka Cipta.

Arwati, Dra Ni Made Sri, 2005. Bentuk, Fungsi dan Makna Upakara Piodalan. Denpasar

Bungin, Burhan. 2001. Metodologi Penelitian Kualitatif, Aktualisasi Metodologis Ke Arah Ragam Varian Kontemporer. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Bungin, Burhan. 2001. Metodologi Penelitian Sosial Format-format Kualitatif dan Kuantitatif. Surabaya: Airlangga University Press.

Hasan, Iqbal 2002.Pokok-pokok Metodalogi Penelitian dan aplikasinya Jakarta: Ghalia Indonesia

Iqbal, Hasan. 2002. Pokok-pokok Materi Metodelogi Penelitiandan Aflikasinya. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Jasa. 2009. Ngusabha Ayunan. Denpasar : IHDN

Kamus Bahasa Indonesia I dan II. 2001 Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta

Koenjaraningrat. 2005, Pengantar Antropologi II. Pokok-pokok Ethografi, Jakarta : PT Asdi Maha Satya

Koentjaraningrat.2005. Pengantar Antropologi Pokok-pokok Etnografi. Jakarta: Rineka Cipta.

Mardalis. 2004. Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal Jakarta : Bumi Akasara

Mas Putra, Ny. I Gusti Ayu. 2000 Upakara Yadnya Pemerintah Provinsi Bali

Maswinara, I Wayan. 1997. bhagawad Gita Dalam bahasa inggris dan indonesia. Surabaya : Paramita

Maswinara, I Wayan. 1997. bhagawad Gita Dalam bahasa inggris dan indonesia. Surabaya : Paramita

Moleong,Lezy. 2003 MetodePenelitianKuantitatif. Bandung :RemajaRosdakarya

Nasution. 2009. Metode Research. Jakarta: BumiAksara.

PHDI Pusat. 2001, Himpunan Kesatuan Tafsir Terhadap Aspek-Aspek Agama Hindu I-XV, Denpasar, Proyek Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan Beragama

Pudja, G. 2005. Bhagavad Gita (Pancama Veda). Surabaya: Paramita.

Sudarsana, I. K. (2016). PEMIKIRAN TOKOH PENDIDIKAN DALAM BUKU LIFELONG LEARNING: POLICIES, PRACTICES, AND PROGRAMS (Perspektif Peningkatan Mutu Pendidikan di Indonesia). Jurnal Penjaminan Mutu, (2016), 44-53.

Sudarsana, I. K. (2015). PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH DALAM UPAYA PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA. Jurnal Penjaminan Mutu, (Volume 1 Nomor 1 Pebruari 2015), 1-14.

Sudarsana, I. K. (2017). Interpretation Meaning of Ngaben for Krama Dadia Arya Kubontubuh Tirtha Sari Ulakan Village Karangasem District (Hindu Religious Education Perspective). Vidyottama Sanatana: International Journal of Hindu Science and Religious Studies, 1(1), 1-13.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Penelitian Agama Hindu Indexed By :

 

 

Jurnal Penelitian Agama Hindu site and its metadata are licensed under CC BY-SA

web
counter