NILAI-NILAI KARAKTER YANG TERDAPAT DALAM SERAT WEDATAMA

Gusti Ayu Ketut Wiratini

Abstract


Pendidikan saat ini hanya mengedepankan aspek keilmuan dan kecerdasan intelektual anak. Adapun pembentukan karakter dan budaya bangsa di dalam diri siswa semakin terpinggirkan. Rapuhnya karakter dan budaya dalam kehidupan bangsa dapat membawa kemunduran dalam peradaban bangsa. Dampaknya secara langsung dapat dilihat dari menurunnya sikap sopan santun anak-anak terhadap orang yang lebih tua ataupun terhadap gurunya. Kurangnya sikap sosial dan kepekaan sosial karena meningkatnya rasa ego dan individualisme. Realita ini sudah sepatutnya segera dicarikan solusinya dengan menumbuhkembangkan kembali penidikan karakter  pada siswa.  Salah satu upaya yang dapat dijadikan rujukan mengenai pengembangan nilai-nilai pendidikan karakter adalah Serat Wedatama, yang merupakan produk asli pujangga bangsa Indonesia, yang penulisannya melalui perenungan dan olah rasa.

Hasil dari penelitian ini adalah struktur  Serat Wedatama tersusun atas pupuh-pupuh atau tembang macapat yaitu pangkur 14 pada, sinom 18 pada,  pucung 16 pada, gambuh 34 pada dan kinanti 18 pada.Serat Wedatama adalah serat yang berisi nilai-nilai tuntunan moral yang dapat diklasifikasikan menjadi lima bagian yaitu nilai karakter manusia terhadap Tuhan, nilai karakter untuk diri sendiri, nilai karakter  manusia terhadap sesama, nilai karakter manusia terhadap lingkungan dan nilai karakter manusia  terhadap kebangsaan.


Full Text:

PDF

References


Abdillah, Pius Danu Prasetya. tt. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surabaya:Arkola.

Anjar Any. (1986). Menyingkap Serat Wedotomo. Semarang: CV Aneka Imu.

Anonim. (1993). Wedhatama Winardi. Surabaya: Penerbit Citra Jaya Murti.

Ardani. Moh, 1989. Konsep Sembah dan Budi Luhur dalam Pemikiran Mangkunegara IV( Skripsi).

Downey, Merial & A.V. Kelly. 1978 Moral Education. London-Sydney: Harper & Row Publisher.

Endraswara, Suwardi 2006. Falsafah Hidup Jawa. Yogyakarta: Cakrawala.

Frondizi, Risieri. 2001. Pengantar Filsafat Nilai (Cuk Ananta Wijaya, penerjemah). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Imam Muhni, Djuretno A. 1999. Moral dan Religi Menurut Emile Durkheim dan Henri Bergson. Yogyakarta: Yayasan Kanisius.

K.G.P.A.A Mangkunegara IV,1979. Serat Wedhatama, terj. S.Z.Hadi Stjupto Jakarta: Pradnya Paramita.

Ki Sabdacarakatama, 2010. Serat Wedhatama, Yogyakarta: Narasi

Koesoema A, Doni. 2009. Pendidik Karakter di Zaman Keblinger. Jakarta: Penerbit PT Grasindo.

Kurtiness, William M. dan Jacob L. Gerwitz. (1992). Moralitas, Perilaku Moral dan Perkembangan Moral, alih bahasa M.I. Soelaeman. Jakarta: UI Pres.

Lickona, Thomas., editor. (1976). Moral Development and Behavior: Theory; Research and Social Issues. New York: copyright by Holt, Rinehart, and Winston.

Magnis Suseno, Franz. (1987). Etika Dasar : Masalah-Masalah Pokok Filsafat Moral. Yogyakarta: Yayasan Kanisius.

Miles, Matthew B. and Michael Huberman. (1985). Qualitative Data Analysis. London-New Delhi : Sage Publications Beverly Hills.

Moh. Ardani. 1989. Konsep Sembah dan Budi Luhur dalam Pemikiran Mangkunegara IV(Skripsi).

Mulyana, Deddy. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyana, Rohmat. (2004). Mengartikulasikan Pendidikan Nilai. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Mulyoto dan Endang Siti Saparimah(1992) Ajaran Mangkunegara IV dalam Tinjauan Falsafati(Penelitian).

Poerwadarminto.1982. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta : P.N Balai Pustaka.

Ryan, Kevin and Karen E. Bohlin. (1999). Buiding Character In Schools; Practical Ways to Bring Moral Instruction to Life. San Francisco: Jossey-Bass A wiley Imprint.

Saputro, M.Najib Eko, 2008. Manusia Utama Menurut Mangkunegara IV (Kajian Atas Teks Serat Wedatama dan Serat-Serat Piwulang)(Skripsi).

Sudarsana, I. K. (2014, October). Peningkatan Peran Pendidikan Agama Hindu dalam Membangun Remaja Humanis dan Pluralis. In Seminar Nasional (No. ISBN : 978-602-71567-0-8, pp. 26-32). Fakultas Dharma Acarya IHDN Denpasar.

Sudarsana, I. K. (2014, September). Membangun Budaya Sekolah Berbasis Nilai Pendidikan Agama Hindu untuk Membentuk Karakter Warga Sekolah. In Seminar Nasional (No. ISBN : 978-602-71464-0-2, pp. 69-75). Pascasarjana IHDN Denpasar.

Suwarno. (2008). Sekar Macapat (Bahan Diklat Profesi Guru). Yogyakarta: UNY.

Suyadi. 2013. Strategi Pemebelajaran Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Zuhdi, Darmiyati. (1993). Panduan Penelitian Analisis Konten. Yogyakarta: Lembaga Penelitian IKIP Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Penelitian Agama Hindu Indexed By :

 

 

Jurnal Penelitian Agama Hindu site and its metadata are licensed under CC BY-SA

web
counter