Internalisasi Nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Membentuk Siswa Berkarakter Mulia

Putu Murtini, Ni Ketut Srie Kusuma Wardhani, I Wayan Sugita, I Ketut Sudarsana, I Dewa Ayu Hendrawathy Putri

Abstract


The aim of national education is to educate the life of the nation and develop Indonesian people as a whole, namely people who believe in and fear God Almighty, virtuous character, have knowledge and skills, physical and spiritual health, a steady and independent personality, and social responsibility, and social responsibility and nationality. To improve morale and form students of noble character, SDN 2 Tamanbali implements the internalization of the value of Hindu religious education. The results of this study indicate that: (1) The factors that cause the internalization of Hindu religious education values in forming students with noble character in SD Negeri 2 Tamanbali are in the form of internal (student) and external factors (family, school, and community). (2) The process of internalizing the value of Hindu religious education in forming students of noble character in SD Negeri 2 Tamanbali through the process of learning, habituation, example, school culture development, and extracurricular activities. (3) Implications of internalizing the value of Hindu religious education to students of Tamanbali 2 Elementary School, namely the formation of religious student characters (sraddha and bhakti), discipline (yoga sadhana), courtesy and hospitality (samiksantam), honest (satya), and caring.

 


Full Text:

PDF

References


Ahmadi, A. & Uhbiyati, N. (2007). Ilmu Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Ahmadi, A. (2004). Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta

Arikunto, S. (2004). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta.

Arimbawa, A. (2016). Peran Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Membangun Nilai Karakter Siswa Melalui Implementasi Tri Hita Karana (Studi Kasus Peserta Didik SMK N 3 Singaraja. Tesis (tidak diterbitkan) Fakultas Administrasi Pendidikan. Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha

Budiningsih, A. (2004). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Bungin, B. (2005). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaplin, J.P. (2005). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Raja Grafindo.

Dewi. (2012). Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Agama Hindu Melalui Puja Trisandhya pada Siswa SMA N I Selat Kabupaten Karangasem. Tesis (tidak diterbitkan)Fakultas Dharma Acarya.Denpasar: Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar.

Gulo. (2004). Metode Penelitian. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Gunawan, H. (2012). Pendidikan Karakter Konsep dan Implementasi. Bandung: Alfabeta.

Hasibuan, M. S. P. (2014). Manajemen, Dasar, Pengertian, dan Masalah. Jakarta: BumiAksara.

Iqbal, H. (2002). Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Kartono, K. (2000). Kamus Psikologi. Bandung: Pionir Jaya.

Kemendiknas. (2014). Ensiklpopedia Lintas Sejarah Indonesia Penguatan Karakter Bangsa dalam Literasi Visual Seri 1-7. Jakarta: Binar

Lickona, T. (2012). Educating For Character (Mendidik Untuk Membentuk Karakter). Jakarta: Bumi Aksara.

Moleong, Z. L. J. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Karya.

Mulyana, R. (2004). Mengartikulasikan Pendidikan Nilai. Bandung: Alfabeta.

Naim, N. (2012). Character Building. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media

Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan.

Pudja. (1999). Bhagawadgita (Pancama Weda). Jakarta: Paramita.

Raka, G. (2011). Pendidikan Karakter di Sekolah. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Robbins dan Judge. (2015). Perilaku Organisasi, Buku 1 dan 2. Jakarta: Salemba Empat.

Sandika, I K. (2014). Membentuk Siswa Berkarakter Mulia Melalui Pola Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Surabaya: Paramita.

Sayudi dan Ulfah, M. (2017). Konsep Dasar PAUD. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Sudijono, A. (1999). Evaluasi Pendidikan. Bandung: Rosdakarya

Suhardana, K. (2009). Catur & Sad Paramita Jalan Menuju Keluhuran Budi. Surabaya: Paramita Surabaya.

Suparno. (2001). Teori-Teori Belajar. Dan Aplikasinya Dalam Pendidikan. Bandung: Remaja Karya.

Titib, I M. (2003). Menumbuhkembangkan Pendidikan Budhi Pekerti Pada Anak (Perspektif Agama Hindu). Jakarta: PHDI Pusat.

Titib, I M. & Sapariani, N. K. (2006). Keutamaan Manusia dan Pendidikan Budi Pekerti. Surabaya: Paramita

Uno, H. B. (2010). Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: BumiAksara.

Wiana, I K. (1997). Cara Belajar Agama Hindu Yang Baik. Denpasar: PT. BP Denpasar.

Wiana, I K. (2004). Mengapa Bali Disebut Bali. Surabaya: Paramita

Zubaidi. (2011). Desain Pendidikan Karakter. Jakarta: Prenada Media Group.




DOI: http://dx.doi.org/10.25078/jpah.v3i2.1138

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Penelitian Agama Hindu Indexed By :

 

 

Jurnal Penelitian Agama Hindu site and its metadata are licensed under CC BY-SA

View My Stats