Tradition Mēkare-Kare In Ritual Usaba Sambah In The Village Of Customary Tenganan Pegringsingan (Study of Hindu Theology)

I Nyoman Subamia

Abstract


Tradition is something that is done for generations (of ancestors) are still on the run in the community. In general, the tradition usually involves about religious elements such as religious ceremonies, as well as other religious rituals. Just as there is in the public rituals of Bali Aga village of Tenganan Indigenous Pegringsingan. Where Tenganan village is one of the traditional village which has one fairly unique tradition known as mēkare-kare, where mēkare-kare is war conducted in honor of the god Indra. The study was conducted in a qualitative, so the data analysis conducted qualitative descriptive and interpretative. With the data collection method is Reassurance, interviews and literature study. The results showed that: (1) The procession tradition mēkare-kare is one of the most important religious ceremonies and rituals are required in Usaba Sambah in the traditional village of Tenganan Pegringsingan, include (a) the procession tradition mēkare-kare, among others sangkep, gēguron, mēkare-kare mabuang pindo, mēkare-kare advanced, megibung jaja, mabuang pindo and panyineb lawang; (b) means upakara / offerings mekaré tradition-kare; (c) the place, time implementation mēkare-kare tradition; (d) equipment during mēkare-kare tradition; (e) the master of ceremonies; (f) prayer in mēkare-kare; and (g) the parties concerned. (2) Function mēkare-kare tradition in ritual usaba sambah is (a) religious functions; (b) an educational function; (c) social function; (d) the survival function of indigenous traditions; (e) the function of the show; and (f) the function to train agility. (3) The meaning of tradition mēkare-kare in usaba sambah rituals are (a) the meaning sradha bhakti; (b) the meaning of togetherness; (c) the historical significance; (d) the sociological meaning; and (e) inheritance value.


Full Text:

PDF

References


Aryandari, Citra. 2012. Ritual Usaba Sambah: Sebuah Babak dalam Kehidupan Masyarakat Tenganan Pegringsingan, Bali (Disertasi). Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Astra, Semadi, dkk. 2001. Kamus Sanskerta-Indonesia. Proyek peningkatan Sarana dan Prasarana. Pemda. Propinsi Bali.

Berger, Arthur Asa. 1984. Signs in Contemporery Culture: An Introduction to Semiotics. New York: Longman Inc.

Bogdan, R dan Taylor, J.S. 1992. Introduction to Qualitative Reseach Methods, alih Bahasa Arief Furchan, Edisi I, Usaha Nasional, Surabaya.

Cassirer, Ernest. 1990. Manusia dan Kebudayaan: Sebuah Esei Tentang Manusia (diterjemahkan dari judul asli An Essay on Man oleh Alois A. Nugroho). Jakarta: Gramedia.

Dillistone, F.W. 2002. Daya Kekuatan Simbol (The Power of Simbol). Yogyakarta: Kanisius.

Donder, I Ketut. 2006. Brahmavidyā: Teologi Kasih Semesta (kritik terhadap epistemologi teologi, klaim kebenaran, program misi, komparasi teologi, dan konversi). Surabaya: Pāramita.

Donder, I Ketut. 2007. Kosmologi Hindu: Penciptaan, Pemeliharaan, dan Peleburan Serta Penciptaan Kembali Alam Semesta. Surabaya: Pāramita.

Donder, I Ketut. 2011. Teologi Sosial: Persoalan Agama dan Kemanusiaan Perspektif Hindu. Surabaya: Pāramita.

Eliade, Mircea. 2004. Myth and Reality dalam Robert A.Segal (ed.) The Myth and Theory. Oxford: Blackwell.

Fred B dan Jr. Eiseman. 1998. Bali: Sekala & Niskala, Essays on Religion, Ritual, and Art, Vol. I. Singapore: Perriplus.

Gara, I Wayan. 2006. Wacana Samodana Usaba Sambah pada Masyarakat Tenganan Pegringsingan: Sebuah Kajian Linguistik Kebudayaan. Disertasi untuk memperoleh derajat Doktor dalam Ilmu Sastra, Universitas Udayana, Denpasar.

Geertz, Clifford. 1992. Tafsir Kebudayaan (Diterjemahkan dari judul asli The Interpretation of Cultures: Selected Essays oleh Budi Susanto SJ.). Yogyakarta: Kanisius.

Imamatul, Awaliyah. 2013. Definisi Desa, Kota, Pedesaan, dan Perkotaan. (Online), (http://www.awaliyahhasanah.blogspot, diakses 29 Januari 2015).

Junitha, I Ketut. 2015. “Struktur Genetika Masyarakat Bali Aga Tenganan Pegrisingan Karangasem Berdasarkan Penanda DNA Mikrosatelit” dalam materi diskusi ”Bali Tempo Doeloe#13- Bioantropologi: Tenganan Pegringsingan dalam Dua Perspektif” Jumat, 27 Maret 2015. Denpasar: Bentara Budaya Bali.

Hasan, Igbal. 2002. Pokok–Pokok Penelitian dan Aplikasinya. Jakarta : Indonesia Ghalia.

Kaelan, H. 2010. Metode Penelitian Agama Kualitatif Interdisipliner. Yogyakarta: Paradigma.

Korn, V.E. 1933. The Village Of Tenganan Pegringsingan. Santpoort: The Liefrink-Van der Tuuk Foundation.

Korn, V.E. 1933. De Dorspsrepubliek Tenganan Pegringsingan. Santpoort: Uitgeverij C.A.Mees.

Kurniangsih, Ambarwati. 2008. Simulacra Bali: Ambiguitas Tradisionaslisasi Orang Bali. Yogyakarta:Insispress.

Madja, I Ketut. 2008. Konsep Yoga Patanjali dan Wrhaspati Tattwa (Sebuah Studi Komparatif) (Tesis), Denpasar: IHDN Denpasar.

Mantra, Ida Bangus. 1995. Bhagawadgita (Alih Bahasa & Penjelasan). Denpasar: Pemerintah Daerah Tingkat I Bali.

Moleong, Lexy J. 2005. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung : Remaja Rosdakarya.

Monier, Sir M. William. 1990. Sanskrit-English Dictionary. Delhi: Motilal Banarsidass.

Mulyana, Dedi. 2001. Metodelogi Penelitian Kualitif, Paradigma Baru Ilmu Konikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung, Remaja Rosdakarya.

Nala, I Gst. Ngurah dan I.G.K. Adia Wiratmadja. 2012. Murddhana Agama Hindu. Denpasar: Upada Sastra.

Ngurah W. 2013. Mekare Kare Atau Geret Pandan di Tenganan. (Online), (http://bengkelredaksi.blogspot.com, Sabtu 4 April 2015).

Pals, Daniel L. 2001. Seven Theories of Religion (alih Bahasa : Ali Noer Zaman). Yogyakarta: Qalam

Picard, Michel. 2006. Bali Pariwisata Budaya dan Budaya Pariwisata. Jakarta: KPG.

Poerwadarminta, W.J.S. 1984. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Pudja, I Gede. 1986. Pengantar Weda. Jakarta : Dep. Agama RI.

Pudja, Gede. 1992. Teologi Hindu (Brahma Widya). Jakarta: Yayasan Dharma Sarathi.

Pudja, Gede. 1995. Sama Weda : Text dan Terjemahan. Jakarta: Hanuman Sakti.

Ramiati, Ni Made. 2006. Tradisi Naur Kelaci Dalam Upacara Perkawinan Di Desa Adat Munduk Lumbang, Baturiti, Tabanan. (Tesis). Denpasar: IHDN Denpasar.

Ramseyer, Urs. 2009. The Theatre of the Universe Ritual and Art in Bali. Switzerland: Museum der Kulturen Basel.

Redana, I Made. 2008. Metode Penelitian Dengan Contoh-Contoh Penelitian dan Karya Ilmiah. Denpasar : IHDN Denpasar.

Satori, Djam’an dan Komariah, Aan. 2010. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Soedarsono, R.M. 1999. Seni Pertunjukan Indonesia dan Pariwisata. Bandung: MSPI.

Subiyantoro, Heru. 2008. Ekspedisi Tenganan Pegeringsingan Bali. (Online), (https://herusu71.files.wordpress.com, Selasa, 10 Maret 2015).

Sudarsana, Ida Bagus. 2001. Ajaran Agama Hindu (Filsafat Yadnya). Denpasar: Dharma Acarya.

Suharsini. 2002. Prosedur Penelitian Studi Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta.

Sunariani, Ni Nyoman. 2014. Kontribusi Pelaksanaan Ritual Terhadap Kesempatan Kerja dan Kesejahteraan Masyarakat: Studi Kasus Mlaspas dan Ngenteg Linggih Di Pura Pasek Preteka Desa Abiansemal Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung (Disertasi). Denpasar: Universitas Udayana.

Supartha, Wayan. 1999. Bali dan Masa Depannya. Denpasar :PT. Offset BP Denpasar

Supartono. 2004. Ilmu Budaya Dasar. Jakarta :Ghalia Indonesia

Tim Redaksi. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Titib, I Made. 1996. Veda Sabda Suci (Pedoman Praktis Kehidupan). Surabaya: Parāmita.

Titib, I Made. 2003. Menumbuhkembangkan Pendidikan Budhi Pekerti Pada Anak (Perspektif Agama Hindu), Jakarta : Parisada Hindu Dharma Indonesia.

Triguna, I.B Yuda. 2000. Teori Tentang Simbol. Denpasar: Widya Dharma.

Wiana, I Ketut. 2002. Memelihara Tradisi Veda. Denpasar: PT. Offset Balipost.

Yayasan Bali Galang. tt. Menurut Cara Menjalankannya (Panca Marga Yadnya). (Online), (http://www.babadbali.com, diakses selasa 7 april 2015).




DOI: http://dx.doi.org/10.25078/ijhsrs.v2i2.631

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Vidyottama Sanatana: International Journal of Hindu Science and Religious Studies Indexed By :

 

 

Vidyottama Sanatana: International Journal of Hindu Science and Religious Studies site and its metadata are licensed under CC BY-SA

 

web
analytics View My Stats